| Camat Pergoki Oknum PNS Makan di Kedai Nasi |
| Senin, 01 September 2008 | |
|
SIAK (RP) - Baru satu hari pelaksanaan puasa, Camat Siak Juarman MSi yang menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah kedai nasi dan rumah makan, sudah memergoki oknum PNS yang makan siang hari. Tapi camat hanya memperingatkan oknum PNS dan juga pemilik kedai agar menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Camat yang melakukan Sidak bersama Lurah Kampung Dalam Said Mawarzi bersama Satpol PP, mendatangi satu per satu rumah makan dan kedai nasi yang ada di Pasar Siak. Alhasil dari belasan kedai nasi yang disidak, terdapat lima kedai nasi yang melayani penjualan makan kepada orang Islam yang tidak berpuasa. Hanya saja kedai nasi yang dibuka ini remang-remang, sehingga siapa yang makan didalamnya tidak diketahui. ‘’Kita minta kalau memang buka, buka saja secara terang-terangan jangan remang-remang. Karena kita sudah memberikan imbauan agar kedai dan rumah makan yang buka jangan sembunyi-sembunyi, sehingga siapa saja orang Islam yang masuk dan makan di kedai ini ketahuan, ‘’ tegas Camat Siak Juarman MSi kepada wartawan, Senin (1/9) disela-sela melakukan sidak di sejumlah kedai nasi di Pasar Siak. Ketika melakukan Sidak, Camat yang didampingi Sekcam T Abdul Wahid SH MSi sempat terkejut, ketika mengetahui ada bebarap kedai nasi jualan makanan yang dibuka pada siang hari. Apalagi pintunya sedikit saja, sehingga tidak kehilihatan orang didalamnya, kedai yang disidak diantaranya Kedai Aroma, Kedai Nasi Sederhana dan beberapa kedai lain yang ditemui menjual makanan disiang hari. Bahkan di Kedai Kopi Aroma, camat memergoki oknum PNS yang berpakaian dinas sedang sarapan pagi dan minum secangkir kopi. Padahal jauh sebelum bulan puasa masuk, Bupati Siak telah mengimbau kepada masyarakat dan para kedai penjual makanan untuk tidak membuka, kalau dibuka untuk tidak ditutup-tutupi. Makanya Camat sempat meminta dan memberikan nasehat kepada para pemilik kedai kalau jualan boleh, tapi jangan ditutup dengan remang-remang, dan kalau dibuka semuanya dibuka, karena ini adalah imbauan dari pemerintah, agar saling menghargai dalam pelaksanaan bulan Ramadan.(ksm) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




