| Herman Gazali Terpilih Aklamasi |
| Senin, 01 September 2008 | |
|
Musorprov PSTI Riau VII
Laporan FEDLI AZIS, Pekanbaru Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya CALON tunggal dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Pengprov Persatuan Sepaktakraw Indonesia (PSTI) Riau Herman Gazali terpilih secara aklamasi, Sabtu (30/8) di Hotel Sahid Pekanbaru. Terpilihnya Herman sebagai Ketua Umum Pengprov PSTI Riau periode 2008-2012, sontak membuat semua insan sepaktakraw termasuk KONI Riau merasa lega. Sebab selama ini, dari beberapa nama yang diajukan, tak satupun yang mau menerima jabatan tersebut. Selain memilih ketua, peserta Musorprov juga memilih tim formatur yang dihuni tiga nama. Herman Gazali berhak menjabat sebagai ketua dibantu dua wakilnya Yusmedi dan Yurnalis. Peserta Musorprov memberi ketiga orang ini waktu selambat-lambatnya satu pekan untuk menyusun kepengurusan yang baru. Selain itu, peserta Musorprov juga sudah mempercayakan susunan program kerja yang disusun secara bersama untuk direalisasikan oleh kepengurusan tersebut. Herman sendiri, saat pembukaan Musorprov mengatakan, siap memimpin sepaktakraw jika memang seluruh peserta menginginkan dirinya. Selain itu, jika terpilih, pekerjaan yang pertama dilakukannya adalah konsolidasi organisasi yang selama ini, cendrung berjalan sendiri-sendiri. Mengapa dirinya menyanggupi saat diajukan sebagai ketua, Herman menjelaskan, sepaktakraw perlu mendapatkan perhatian lebih sebab cabang ini merupakan salah satu cabang andalan di PON. Tidak hanya itu, dia juga optimis bisa menggairahkan kembali geliat olahraga ini sebab tokoh-tokoh cabang ini masih ada hingga saat ini. ‘’Jika dipercaya peserta Musorprov kenapa tidak. Selain sepaktakraw perlu diperhatikan bersama, tokoh-tokohnya juga masih ada hingga saat ini,’’ ujarnya kepada Riau Pos, usai pembukaan. Ketua Harian KONI Riau H Yuherman Yusuf yang berkesempatan membuka Musorprov mewakili Ketua Umum KONI Riau HM Rusli Zainal SE MP mengatakan, menyambut baik upaya yang dilakukan pengurus lama melakukan Musorprov. Apalagi pengurus lama, bisa dikatakan vakum meski pembinaan berjalan terseok-seok. Namun takraw sudah memberikan hasil terbaik, meski belum memuaskan di PON XVII 2008 Kaltim. KONI memberi deadline satu tahun bagi kepengurusan Herman Gazali untuk melakukan aksinya dalam upaya pembinaan organisasi dan prestasi ke depan. ‘’Jika memang nantinya tidak berjalan sebagaimana mestinya maka kita desak agar dilakukan Musorprovlub. Tapi saya percaya Herman tidak akan begitu sebab dia juga pecinta sepak takraw dan punya kepedulian,’’ ulas Yuherman.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




