Selasa, 02 Desember 2008 || 3 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

2009 Tak Ada Lagi SD Rusak
Jumat, 29 Agustus 2008
PEKANBARU (RP)- Peserta didik dan pelaku pendidikan di Riau, khususnya jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) boleh bernafas lega karena tak akan lagi menjalani proses belajar mengajar di gedung yang serba terbatas dan rusak. Pasalnya, pemerintah berjanji pada 2009 mendatang akan menuntaskan perbaikan seluruh gedung SD yang masih rusak.

‘’Pemerintah menargetkan pada 2009 mendatang akan memperbaiki seluruh gedung SD yang masih rusak. Karena itu silahkan menyampaikan laporan disertai dengan bukti-bukti kuat bila masih ada SD di daerah, termasuk Riau yang rusak,’’ ungkap Direktur Pembinaan TK dan SD Departemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) Drs Mujito di Pekanbaru.

Untuk memperbaiki gedung sekolah dasar yang masih rusak ini, pemerintah kata Mujito, pada 2008 mendatang mengalokasikan dana sebesar Rp9 triliun di APBN.

Diinformasikan Mujito, data terbaru di Depdiknas RI, saat ini dilaporkan terdapat sekitar 35 ribu ruang kelas SD yang rusak di Indonesia. Untuk satu ruang kelas diperkirakan memerlukan dana untuk perbaikan sebesar Rp50 juta.

Alokasi dana untuk perbaikan ruang kelas SD yang rusak ini terang Mujito, seiring pula dengan keputusan pemerintah untuk mengalokasikan sebesar 20 persen APBN atau Rp224 triliun lebih untuk sector pendidikan. Ini telah sesuai pula dengan amanah Undang-Undang Dasar. Disamping itu pemerintah menjadikan pendidikan sebagai instrumen untuk memajukan atau menyejahterakan masyarakat dimasa mendatang.

‘’Memajukan pendidikan akan berdampak pada kemajuan masyarakat. Artinya, bila pendidikan di sebuah negeri telah maju, maka masyarakatnya pun akan bisa maju, untuk itulah pemerintah mengalihkan instrumen mensejahterakan masyarakat ini dari sebelumnya melalui sektor ekonomi menjadi sektor pendidikan,’’ ujarnya.(kaf)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailLG Perkenalkan Lemari Pendingin Flower Pattern

Senin, 24 November 2008

Perkuat Pasar di Penghujung 2008 Laporan NUKE FATMASARI, Pekanbaru nukesar@riaupos.co.id Tren pasar yang terus bergulir dari waktu ke waktu membuat pemain konsumen elektronik harus tetap...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailLagi, Banjir Ancam Dua Kelurahan

Senin, 24 November 2008

Laporan LISMAR SUMIRAT dan MASHURI KURNIAWAN, Kota redaksi@riaupos.co.id HUJAN deras beberapa hari terakhir menyebabkan permukaan air Sungai Siak naik dan menggenangi perumahan warga yang...

Simak Juga