| Kebakaran Hebat di Inhil, 300 Jiwa Terpaksa Mengungsi |
| Jumat, 29 Agustus 2008 | |
TEMBILAHAN (RP) - Kebakaran hebat melanda pemukiman warga Parit 13 Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (28/8) sekitar pukul 14.40 WIB. Dalam waktu lebih kurang satu jam, diperkirakan 85 petak rumah warga di wilayah Inhil Selatan itu musnah. Akibatnya, lebih 70 Kepala Keluarga (KK) dan lebih dari 300 orang kehilangan tempat bernaung. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini.Lokasi kebakaran merupakan pasar desa dengan bangunan bertingkat yang kebanyakan berbahan dasar kayu. Bangunan ini umumnya didirikan sekitar tahun 1990-an awal, sehingga sangat rapuh. Sebab itu, kobaran api yang sangat cepat berjangkit dari satu bangunan ke bangunan lainnya. Akibatnya upaya pemadaman secara swadaya yang dilakukan masyarakat tidak mampu membuahkan hasil maksimal. Bukan saja karena peralatan yang dimiliki sangat tidak memadai (tradisional), tetapi juga karena saat itu cuaca sangat terik. Ditambah dengan tiupan angin dari Selatan yang berhembus kencang saat kejadian membuat kobaran api sangat sulit dikendalikan. Kondisi ini menjadikan pompa kecil yang digunakan warga tidak berpengaruh banyak untuk memadamkan api. Akhirnya, hampir seluruh bangunan di pasar desa yang cukup ramai setiap harinya itu ludes. Saat kebakaran terjadi, asap hitam dari kebakaran yang membumbung tinggi bisa dilihat dari kejauhan. Hal itu mengundang warga dari desa terdekat untuk datang ke desa yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi ini. Sejumlah toko yang baru saja diisi oleh warga dengan barang-barang dagangan juga musnah. Itu dikarekan warga tidak sempat mengeluarkan harta bendanya. Tidak saja karena kaget, tetapi juga bingung mesti berbuat apa. Nilai kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai angka miliran rupiah. Penyebab kebakaran ditengarai berasal dari peralatan dapur milik warga yang meledak. Sejumlah saksi mata menuturkan, kobaran api yang berasal dari salah satu bangunan dengan cepat merambat ke bangunan lainnya. Saat itu mayoritas warga sedang beristirahat di rumahnya. Hingga kemarin, menurut Camat Reteh Yulizal SSos pihaknya masih melakukan pendataan terhadap korban kebakaran ini. Demikian juga dengan jumlah warga yang menjadi korban belum diperoleh data yang valid. Pasalnya, di lapangan berkembang informasi yang menyebutkan kebakaran ini menyebabkan 300 jiwa kehilangan tempat bernaung. ‘’Kita sudah mendirikan posko penggalangan bantuan di lokasi kebakaran, sekarang saya pun masih berada di lokasi. Sedangkan penyebab kebakaran kita serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk menyelidikinya. Ini merupakan musibah yang tidak dikehendaki. Karena itu saya sudah mengimbau kepada warga yang tertimpa musibah untuk bersabar,’’ ujar Yulizal kepada Riau Pos, Kamis (28/8), saat dihubungi melalui ponselnya. Di antara rumah yang terbakar tersebut juga terdapat rumah Kades Pulau Kecil. Karena itu, menurut Yulizal, Pemerintah Kecamatan Reteh turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi ini. Warga yang tertimpa musibah, menurut Yulizal, saat ini menumpang di rumah sanak famili. Sementara itu, Dinas Sosial Inhil menyatakan segera mengirim bantuan kepada warga korban kebakaran. Bantuan tanggap darurat itu akan diserahkan setelah pihak Kecamatan Reteh menyerahkan data valid tentang jumlah warga yang tertimpa musibah. Tujuannya supaya bantuan yang disalurkan tidak salah sasaran. ‘’Sebelum menyalurkan bantuan Dinas Sosial juga melakukan koordinasi dengan Kesbangpolinmas Inhil perihal bantuan yang diserahkan. Kita senantiasa siap untuk men-droping. Begitu data pasti dari Pemerintah Kecamatan Reteh sudah tiba, meski hanya lewat SMS sekalipun kita akan langsung turunkan ke lapangan. Hanya saja supaya tidak salah sasaran tentulah harus diverifikasi,’’ ujar Kadis Sosial Drs H Mohd Zaini MPd. Sementara itu, informasi yang diperoleh Riau Pos melalui Kapolres Inhil AKBP Drs Marudut Hutabarat didampingi Kabag Ops Polres Inhil Kompol Rommel Hutagaol dan Kasat Intel Polres Inhil Sugeng Haryanto SH di Tembilahan, kebakaran terjadi di Kecamatan Reteh, tepatnya di Desa Pulau Kecil Parit 13. ‘’Saat ini sedang terjadi kebakaran informasi di Pulau Kijang, ini berdasarkan informasi dari anggota kami yang mengirimkan short message service (SMS) dari TKP, sampai saat ini belum bisa dihitung berapa jumlah pasti rumah yang terbakar,’’ ungkapnya. (yon/*1/fia) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


TEMBILAHAN (RP) - Kebakaran hebat melanda pemukiman warga Parit 13 Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kamis (28/8) sekitar pukul 14.40 WIB. Dalam waktu lebih kurang satu jam, diperkirakan 85 petak rumah warga di wilayah Inhil Selatan itu musnah. Akibatnya, lebih 70 Kepala Keluarga (KK) dan lebih dari 300 orang kehilangan tempat bernaung. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini.

