| Presiden Marah, Bentak Dua Pejabat |
| Jumat, 29 Agustus 2008 | |
|
Laporan JPNN, Jakarta
Presiden Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) marah dan membentak tiga pejabat negara yang asyik ngobrol saat dia sedang berbicara di sidang Kabinet Indonesia Bersatu di Istana Presiden, Kamis (28/8). Terlihat SBY tersinggung karena para pejabat itu tidak serius mendengarkan penjelasan yang disampaikannya. Peristiwa presiden marah itu terjadi saat ia tengah menjelaskan tentang kontrak ekspor liquefied natural gas (LNG) Tangguh yang akan dinegosiasikan pemerintah dengan Cina. Di saat presiden memberikan keterangan, secara tiba-tiba ia berhenti sejenak karena mendengar ada peserta sidang kabinet yang berbicara sendiri. Sejurus kemudian, SBY mengeluarkan ucapan dengan nada tinggi. ’’Hai, jangan ngobrol sendiri. Dengarkan! Ini masalah penting,’’ kata SBY lantang sambil menuding ke arah Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan dan Kepala BPKP Didi Widayadi. Rupanya, SBY terganggu dengan suara Rusman yang sedang berbincang dengan Didi. Sebenarnya mereka ngobrol bertiga. Satu lagi adalah Kepala BIN Syamsir Siregar. Namun, Syamsir tidak ikut dituding karena pandangan SBY terhalang Rusman dan Didi. Suasana sempat hening, sejumlah menteri langsung melihat ke arah pejabat yang dimarah. Sejenak kemudian, presiden kembali melanjutkan penjelasannya.(fia) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|











