| Pemuda Deadline Warung Remang-remang |
| Kamis, 28 Agustus 2008 | |
|
DUMAI (RP) -Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1429 H pada awal September mendatang, gabungan organisasi kepemudaan Bukit Kapur yang terdiri dari Karang Taruna Bukit Kapur, Remaja Masjid Agung Al-Manan dan Pengurus Pemuda Pancasila, Kamis (28/8) membuat pernyataan sikap bersama untuk mendesak warung remang-remang yang menjamur di wilayah lintas Dumai-Duri agar tidak beraktifitas selama puasa.
‘’Kita dari pemuda Bukit Kapur meminta agar para pemilik warung remang-remang yang ada di sepanjang Jalan Lintas Dumai- Duri maupun daerah-daerah terpencil di pelosok wilayah ini, untuk tidak beraktivitas selama bulan puasa, terutama pada malam hari, di mana umat Islam melaksanakan salat taraweh dan tadarus,’’ ujar Ketua Karang Taruna Bukit Kapur, Jem Arahap didampingi Ketua Remaja Masjid Agung Al-Manan Al-Bukhori SPdi dan Sekretaris Pemuda Pancasila, Rahmad kepada RPG, di sela-sela penandatanganan berita cara hasil mufakat tersebut. Dikatakan Jem, penutupan sejumlah warung remang-remang dilakukan untuk menjaga kesucian jelang datangnya Ramadan. Sebelumnya, penertiban serupa juga telah dilakukan oleh aparat kepolisian. Namun, di wilayah Bukit Kapur, seperti tahun-tahun sebelumnya pemilik warung tetap saja berusaha kucing-kucingan untuk menjalankan usahanya. ‘’Ditertibkan, biasanya pengelola menutup, tapi beberapa hari kemudian buka lagi. Kami tidak ingin wilayah kami dikotori oleh perbuatan maksiat di dalam warung remang-remang,’’ ujar Ketua Remaja Masjid Agung Al Manan Bukhori. Hal senada juga diutarakan Sekretaris Pemuda Pancasila Bukit Kapur Rahmad, sembari mengharapkan, agar Upika Bukit kapur memberikan teguran dan ancaman kepada pengelola warung remang-remang yang ada diwilayah pintu masuk Kota Dumai ini untuk tidak beroperasi selama Ramadan.(anw/rpg) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




