Selasa, 02 Desember 2008 || 3 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

Desakan ke PLN Terus Mengalir
Kamis, 28 Agustus 2008
Amankan Ramadan dari Pemadaman
KOTA (RP) — Krisis energi listrik yang dialami PLN semakin membuat gerah. Apalagi ancaman pemadaman listrik bergilir dikhawatirkan terjadi di bulan suci Ramadan.

Jika sebelumnya Komisi VII DPR RI yang mengingatkan PLN untuk tidak memadamkan listrik selama Ramadan, hal serupa juga disampaikan oleh Komisi IV DPRD Pekanbaru. PLN diminta untuk berpikir cerdas dan memperhatikan kepentingan masyarakat banyak.

‘’Kita minta PLN bersikap cerdas dan mengerti dengan keadaan masyarakat. Kalau bisa selama puasa Ramadan tak ada lagi pemadaman listrik. Kita minta satu bulan itu saja,’’ kata Ketua Komisi I Sondia Warman SH kepada Riau Pos, Kamis (28/8) di Balai Payung Sekaki.

Menurutnya, pemadaman listrik selama Ramadan sangat tergantung dengan kebijakan PLN. ‘’Saya yakin selama satu bulan penuh nanti itu listrik bisa menyala dan tak akan padam. Tapi itu kalau memang PLN mau bersikap arif dan mendengarkan keluhan masyarakat sebagai konsumen,’’ jelas Wakil Ketua Fraksi PAN ini.

Jika PLN tetap melakukan pemadaman listrik di bulan Ramadan, Sondia menyebutkan hal itu akan menjadi ujian bagi umat muslim untuk bersabar. Karena dirinya yakin saat lampu padam, banyak masyarakat yang mengeluh bahkan sampai mengeluarkan sumpah serapah.

‘’Kita tak mau kalau di saat sahur, berbuka puasa sampai dengan salat tarawih, tiba-tiba listrik padam. Saya yakin aktivitas beribadah umat muslim akan terganggu. Makanya kita minta PLN bertoleransi untuk itu,’’ pintanya.

Wali Kota Kirim Surat

Kekhawatiran bahwa bulan suci Ramadan akan diwarnai pemadaman listrik juga dirasakan Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah MM. Ia pun mengaku akan segera mengirimkan surat kepada PLN untuk meminta agar pemadaman dilakukan pada siang hari saja.

Permintaan disampaikannya berkenaan masuknya bulan suci Ramadan 1429 H di mana pada malam hari kaum Muslimin melaksanakan ibadah tarawih, tadarus hingga sahur.

‘’Surat akan kita kirimkan segera. Kita minta kalau memang masih dipadamkan, siang hari sajalah. Karena pada malam hari aktivitas kaum muslimin banyak untuk beribadah. Mulai Taraweh, Tadarus, hingga Sahur. Tidak mungkin aktivitas ini bergelap-gelapan. Kalau siang hari, bisa ditelelirlah. Tapi alangkah baiknya kalau tidak padam-padam lagi,’’ kata Wali Kota kepada wartawan, Kamis (28/8) usai acara Gentakin di Kecamatan Pekanbaru Kota.

Menyikapi permintaan ini, Kepala Cabang PLN Pekanbaru, Ericsson Sidabutar menyebutkan pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk meminimalisir pemadaman listrik selama Ramadan. ‘’Kita usahakan pemadaman listrik selama Ramadan tidak pada jam-jam sibuk seperti saat berbuka puasa, salat tarawih dan sahur. Jika terjadi pemadaman akan diusahakan dilakukan pada siang hari,’’ sebutnya.(esi/hpz/ekk)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailLG Perkenalkan Lemari Pendingin Flower Pattern

Senin, 24 November 2008

Perkuat Pasar di Penghujung 2008 Laporan NUKE FATMASARI, Pekanbaru nukesar@riaupos.co.id Tren pasar yang terus bergulir dari waktu ke waktu membuat pemain konsumen elektronik harus tetap...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailLagi, Banjir Ancam Dua Kelurahan

Senin, 24 November 2008

Laporan LISMAR SUMIRAT dan MASHURI KURNIAWAN, Kota redaksi@riaupos.co.id HUJAN deras beberapa hari terakhir menyebabkan permukaan air Sungai Siak naik dan menggenangi perumahan warga yang...

Simak Juga