| 183 Warga Kota Terinfeksi HIV/AIDS |
| Rabu, 27 Agustus 2008 | |
|
KOTA (RP) — Epidemi HIV dan AIDS di Kota Pekanbaru khususnya dan Provinsi Riau umumnya kondisinya semakin memprihatinkan. Di Kota Pekanbaru saja, berdasarkan data dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Riau yang bersumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, kasus AIDS hingga Juli 2008 mencapai 183 kasus dari 268 total kasus AIDS di Provinsi Riau.
Hal itu dikatakan Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kota Pekanbaru Drs Djamaris Djamal MKes pada pelatihan penyegaran petugas lapangan kerja sama KPA Kota Pekanbaru dan Forum Masyarakat Peduli AIDS (Formad) Kota Pekanbaru serta Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Hangtuah Pekanbaru, Rabu (27/8) di Aula Stikes Hang Tuah Pekanbaru. Disebutkan Djamaris, permasalahan HIV/AIDS hingga saat ini masih menjadi salah satu issu yang sering mengemuka. Kondisi epidemi HIV dan AIDS yang semakin memprihatinkan seperti tercermin dari data baik yang diperoleh melalui survei- survei maupun dari hasil surveilans kasus HIV sudah dilaporkan oleh seluruh provinsi. Selain itu sub-populasi beresiko tinggi juga semakin bertambah jumlahnya dan semakin luas wilayah keberadaannya, bahkan sudah berada di tengah-tengah keluarga bahkan pada balita. Disebutkannya, segala inisiatif yang telah dilaksanakan harus ditingkatkan jangkauannya dan perbaiki mutunya. Tidak kalah pentingnya adalah melakukan koordinasi dan harmonisasi kegiatan mulai perencanaan sampai dengan monitoring dan evaluasi pelaksanaan. Diharapkannya melalui kegiatan ini akan adanya pembekalan untuk kader penjangkau/pendidik sebaya dalam upaya melakukan komunikasi perubahan perilaku pada kelompok resiko tinggi. ‘’Mudah-mudahan melalui kegiatan ini sebagai langkah nyata mewujudkan kepedulian semua pihak melakukan pencegahan HIV dan AIDS di Propinsi Riau khususnya di Kota Pekanbaru,’’ ujarnya.(nto) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




