Selasa, 02 Desember 2008 || 3 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

The Reds dalam Masalah
Rabu, 27 Agustus 2008
LIVERPPOOL (RP)-Dalam empat musim terakhir di Liga Champions, Liverpool selalu melewati babak kualifikasi. Meski demikian, hasil yang akhir yang dicapai klub berjuluk The Reds ini sangat mengesankan. Hanya sekali mereka terhenti di babak perempatfinal (2005/2006), sementara tiga musim lainnya minimal semifinal.

Tapi, torehan yang mengesankan selama itu bisa terhenti pada musim 2008/2009. Ini jika pasukan Rafael Benitez kalah oleh Standard Liege pada leg kedua kualifikasi babak ketiga Liga Champions, di Anfield dini hari nanti. Sebab, pada leg pertama Liverpool secara mengejutkan ditahan imbang tanpa gol juara Liga Belgia, dua pekan lalu.

The Reds dikejutkan dengan pemainan agresif Liege. Sebaliknya, duet bomber Fernando Torres dan Robbie Keane masih jauh dari harapan. Bahkan, Keane yang baru dibeli dari Tottenham Hotspur tidak mempunyai kesempatan menendang ke arah gawang. Beruntung, kiper Pepe Reina bermain gemilang. Penjaga gawang asal Spanyol berhasil mematahkan eksekusi tendangan penalti yang dilakukan Dante Bofim.

Hasil imbang itu adalah yang terburuk bagi Steven Gerrard dkk menghadapi Liege. Dalam dua laga sebelumnya, mereka selalu menang. Dan, pasukan Rafael Benitez pun tidak ingin dipermalukan kembali. Mereka juga telah melupakan pertandingan tanpa gol itu. “Tim telah melupakan laga di Liege. Itu adalah bad day dab kami sekarang fokus laga di Anfield,” tutur Reina yang dilansir setantasports.

“Penampilan kami dalam beberapa laga terakhir makin baik. Ini membuat kami percaya diri dapat mengalahkan Liege. Peforma kami di leg pertama memang buruk, tapi hasilnya lumayan,” tambah manajer Benitez yang dilansir situs resmi klub.

Benitez tentu bercermin dari hasil dua laga pertama Premier League yang menunjukkan grafik naik. Pada matchday pertama, The Reds hanya unggul 1-0 atas Sunderland, kemudian menumbangkan Middlesbrough 2-1.

Saat menjamu Liege, kekuatan Liverpool bertambah setelah satu dari tiga pemainnya yang tampil di Olimpiade Cina telah kembali. Dia adalah pemain Timnas U-23 Belanda, Ryan Babel, yang langsung bergabung setelah Belanda tersisih di perempatfinal Olimpiade. Sementara dua pemain The Reds lainnya, Javier Mascherano (Argentina) dan Lucas Leiva (Brazil) belum kembali.

”Mascherano memang akan segera bergabung lagi. Tapi, saya kira dia belum siap menghadapi pertandingan tingkat Eropa. Dia telah menghabiskan banyak waktu untuk bepergian dan bermain. Itu akan sulit baginya untuk menunjukkan permainan terbaik,” jelas Benitez.

Publik Anfield juga berharap Benitez memainkan Gerrard mulai menit pertama. Tidak seperti leg pertama yang membangkucadangkansang sang kapten. Apalagi, pemain Timnas Inggris itu telah memperlihatkan penampilan impresif. Ini saat menjadi pencetak gol terakhir kala menghadapi Middlesbrough.

Sementara itu Liege bakal mempertahankan komposisi seperti leg pertama. Pelatih Laszlo Boloni tetap mengintruksikan Steven Defour dkk terus bermain agresif. “Kami makin termotivasi dengan nama besar Liverpool. Memang sangat berat untuk mengalahkan mereka di Anfield, tapi kami bakal berusaha untuk membuat sejarah,” kata Boloni yang dilansir UEFA.(dio/hbk)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailLG Perkenalkan Lemari Pendingin Flower Pattern

Senin, 24 November 2008

Perkuat Pasar di Penghujung 2008 Laporan NUKE FATMASARI, Pekanbaru nukesar@riaupos.co.id Tren pasar yang terus bergulir dari waktu ke waktu membuat pemain konsumen elektronik harus tetap...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailLagi, Banjir Ancam Dua Kelurahan

Senin, 24 November 2008

Laporan LISMAR SUMIRAT dan MASHURI KURNIAWAN, Kota redaksi@riaupos.co.id HUJAN deras beberapa hari terakhir menyebabkan permukaan air Sungai Siak naik dan menggenangi perumahan warga yang...

Simak Juga