Selasa, 02 Desember 2008 || 3 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

Gara-gara Foto Mesra, Max Moein Dipecat DPR
Rabu, 27 Agustus 2008
JAKARTA (RP) - Max Moein, politikus PDIP yang tersandung skandal foto mesra dengan perempuan yang bukan istrinya, bakal kehilangan karir politik. Tak hanya tercoret dari daftar caleg Pemilu 2009. Tapi, pria yang kini masih menjadi anggota Fraksi PDIP itu hampir pasti dipecat sebagai wakil rakyat. Sebab, Badan Kehormatan (BK) DPR yang mengusut skandal perselingkuhan Max mengeluarkan rekomendasi pemecatan.

Ketua BK Irsyad Sudiro mengakui, lembaga yang dia pimpin itu telah membuat putusan yang diambil dengan suara bulat. Hanya, dia tak mau menyebut bentuk hukumannya. Rapat pengambilan putusan tersebut dilaksanakan di Wisma DPR Kopo, Bogor, Selasa dini hari (26/8).

‘’Putusan BK itu bersifat mengikat dan sudah final,’’ ujar Irsyad di gedung DPR Senayan, Jakarta, kemarin (26/8). Dia menyatakan, putusan tersebut segera disampaikan kepada  pimpinan DPR. Selain itu, secara resmi pengumumannya disampaikan dalam rapat paripurna DPR pekan depan.

‘’Yang jelas, putusannya salah satu dari tiga alternatif, peringatan tertulis, pencopotan dari alat kelengkapan, atau dipecat dari DPR,’’ kelit Irsyad, yang belum mau menyebutkan secara jelas.

Walaupun Irsyad tak menyebut secara rinci, informasi anggota BK yang lain menyebutkan bahwa Max Moein telah resmi direkomendasikan untuk dipecat. ‘’Iya, Saudara Max Moein sudah diberhentikan dari keanggotaan DPR oleh BK,’’ ujar anggota BK dari FPKS Anshori Siregar.

Menurut dia, putusan BK tersebut dilandasi pertimbangan bahwa Max dianggap telah melakukan kesalahan berat. ‘’Melanggar etika dan martabat sebagai wakil rakyat. Semoga sanksi ini bisa menjadi pelajaran buat yang lain,’’ tegasnya.

Secara terpisah, Ketua DPR Agung Laksono mengaku belum mendapatkan surat dari BK. Dia hanya menyatakan akan mengundang secara resmi BK pada Jumat (29/8). ‘’Materinya tidak khusus soal ini, tapi juga beberapa hal yang lain,’’ ujarnya sebelum mengikuti sidang paripurna DPR kemarin.

Putusan pemecatan terhadap Max Moein tersebut disambut gembira Desi Firdianti. Seperti telah diberitakan, mantan sekretaris pribadi Max Moein yang kini bekerja pada anggota FKB Nursyahbani Katjasungkana itulah yang mengirimkan pengaduan ke BK. ‘’Tapi, ada kemungkinan saya tetap meneruskan pelanggaran etika itu ke polisi,’’ ujarnya di gedung DPR Senayan kemarin.

Bagaimana respons PDIP? Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo berjanji segera memproses putusan tersebut ke DPP PDIP. ‘’Kalau memang benar putusannya seperti itu, akan segera kami (fraksi, Red) teruskan ke DPP,’’ ujar Tjahjo.

Menurut dia, putusan final berada di tangan DPP. ‘’Tapi, sebenarnya dia (Max Moein, Red) sudah dihukum PDIP sejak lama, termasuk tidak dimasukkan daftar caleg 2009,’’ tambah Tjahjo. Max Moein menjadi anggota dewan selama dua periode sejak 1999.

Gayus Protes

Menanggapi bocornya informasi hasil putusan BK, Wakil Ketua BK dari FPDIP Gayus Lumbuun menyatakan, hal itu menjadi tanggung jawab pribadi yang bersangkutan. ‘’Tapi, hal itu termasuk pelanggaran,’’ ujarnya kecewa.(dyn/tof/jpnn)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailLG Perkenalkan Lemari Pendingin Flower Pattern

Senin, 24 November 2008

Perkuat Pasar di Penghujung 2008 Laporan NUKE FATMASARI, Pekanbaru nukesar@riaupos.co.id Tren pasar yang terus bergulir dari waktu ke waktu membuat pemain konsumen elektronik harus tetap...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailLagi, Banjir Ancam Dua Kelurahan

Senin, 24 November 2008

Laporan LISMAR SUMIRAT dan MASHURI KURNIAWAN, Kota redaksi@riaupos.co.id HUJAN deras beberapa hari terakhir menyebabkan permukaan air Sungai Siak naik dan menggenangi perumahan warga yang...

Simak Juga