| Akpol Tidak Lagi Menerima Tamatan SLTA |
| Selasa, 26 Agustus 2008 | |
|
Anak Jenderal Tak Lulus
SEMARANG (rp) - Akademi Kepolisian (Akpol) memulai sejarah baru. Untuk pertamakalinya akademi yang berlokasi di Semarang itu tak lagi menerima calon taruna-taruni yang berijazah SMA tapi hanya khusus mereka yang telah mempunyai ijazah minimal S1 dan S2. Alasannya tantangan polisi ke depan semakin kompleks dan berat. ‘’Mutlak diperlukan SDM yang berkualitas. Tantangan polisi ke depan itu globalisasi seperti trans national crime dan reformasi seperti pemilu langsung dan multi partai,’’ kata Ketua Pelaksana Seleksi Penerimaan Akpol 2008 yang juga Deputi SDM Polri Irjen Pol Bambang Hadiyono di Gedung Graha Cendekia, Akpol, Semarang kemarin (25/8). Sebenarnya Akpol telah menerima lulusan S1-S2 sejak angkatan 2007 lalu. Namun saat itu dianggap masa transisi sehingga mereka juga masih menerima lulusan SMA. ‘’Kini tidak lagi. Murni S1 dan S2,’’ tambah jenderal bintang dua itu. Sejak dibuka pendaftaran Mei lalu total ada 3.746 calon yang mendaftar. Mereka memperebutkan 300 kursi yang diumumkan secara langsung, Senin (25/8). ‘’Kami jamin jika mereka yang lulus hanyalah mereka yang berkualitas,’’ tambah Bambang. Menurutnya tidak ada celah bagi orangtua, pejabat, dan semua pihak untuk melakukan KKN. Caranya dengan menyiapkan soal secara acak dan memeriksanya secara terbuka. Pihak eksternal juga dilibatkan. ‘’Karena sistim ini anak Kapolda pun tidak lulus dalam tahap awal. Mohon maaf,’’ imbuhnya. Acara pengumuman itu dihadiri Menpan Taufiq Effendi, Waka Polri Komjen Pol Makbul Padmanagara, Irwasum Polri Komjen Pol Jusuf Manggabarani, Kapolda/Kapolres, perwakilan polisi asing, dan utusan akademi militer. Dari 3.746 calon itu hanya 353 calon yang lolos dan memperebutkan 300 kursi. Ke 353 calon itu berkumpul di Akpol sejak 7 Agustus hingga diumumkan kemarin. Mereka mengikuti proses ini dengan tegang, kata Mohammad Eko dan Dwi Nugoroho, Panitia Daerah Polda Jatim. Keduanya akhirnya dinyatakan lulus bersama dengan 298 calon yang lain.(naz/jpnn) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




