| Pemanasan Liga Champions |
| Jumat, 22 Agustus 2008 | |
|
LIVERPOOL (RP)– Liverpool menjalani start lumayan mulus di Premier League 2008/2009. Sekalipun hanya menang tipis 1-0 atas Sunderland di laga pembuka Sabtu (16/8) lalu, tiga poin adalah raihan berharga. Nah, di matchday ke-2, Liverpool berpotensi meraih hasil lebih baik karena tampil di kandang sendiri, Stadion Anfield, menjamu Middlesbrough malam ini (siaran langsung ESPN-AORA, 21.00 WIB).
Mengingat duel ini menjadi home pertama di Premier League musim ini, Liverpool berkeinginan memuaskan penggemarnya. Selain menang dengan banyak gol, Steven Gerrard dkk ingin tampil bagus. Dengan begitu, The Reds punya bekal sebelum menghadapi partai krusial lainnya pada Rabu (27/8) nanti. Yakni menjamu wakil Belgia, Standard Liege, di leg kedua kualifikasi Liga Champions. Berbekal hasil imbang 0-0 di Belgia, The Reds mau tak mau harus menang jika ingin tampil di babak utama Liga Champions. “Lawan Boro (sebutan Middlesbrough, red) adalah pemanasan bagi kami sebelum menjamu Standard. Kami harus memenangkan dua laga di kandang ini,” kata Gerrard sebagaimana dikutip di situs resmi Liverpool. Skipper Liverpool itu menambahkan jika permainan timnya belum mencapai grafik terbaik. Gerrard lantas membandingkannya dengan Chelsea yang langsung panas di laga pertama dengan mencukur Portsmouth empat gol tanpa balas. “Kami harus segara menaikkan standar permainan jika ingin bersaing dengan rival kami,” ucap gelandang serang 28 tahun itu. Saat menjamu Boro, kekuatan Liverpool bertambah setelah satu dari tiga pemainnya yang tampil di Olimpiade Beijing telah kembali. Dia adalah pemain Timnas U-23 Belanda, Ryan Babel. Dia bergabung kembali setelah Timnas U-23 Belanda tersisih di perempat final --kalah dari Argentina. Sementara dua pemain The Reds lainnya, Javier Mascherano (Argentina) dan Lucas Leiva (Brazil) baru kembali usai Olimpiade karena negara masing-masing masih bertanding. “Babel akan menambah kekuatan kami. Dia bisa main sebagai starter jika kondisi prima,” ujar Rafael Benitez, arsitek Liverpool kepada Sky Sports. Dari kubu Boro, skuad besutan Gareth Southgate itu datang ke Anfield dengan kepala tegak. Kemenangan 2-1 atas Tottenham Hotpsur di laga pertama membangkitkan motivasi Emanuel Pogatetz dkk. “Semula saya berencana menambah pemain baru sebelum berakhirnya bursa transfer (31 Agustus, red). Tapi, dengan skuad yang ada sekarang, saya cukup puas,” ungkap Southgate kepada BBC. Dibandingkan Liverpool, Boro beruntung karena tak banyak pemainnya yang terganggu problem kebugaran karena membela timnas negara masing-masing di uji coba internasional pada Rabu (20/8) lalu. Tercatat hanya Pogatetz (Austria) dan duo Mesir (Ahmed “Mido” Hossam dan Mohammed Shawky) yang masih kelelahan. Duel di Anfield sekaligus kesempatan bek kanan Justin Hoyte menjalani debut bersama Boro usai ditransfer 3 juta pounds atau sekitar Rp51,59 miliar (dari Arsenal awal pekan lalu. (dns/jpnn) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




