| Harga Kelapa Sawit Turun |
| Jumat, 22 Agustus 2008 | |
|
Laporan ENGKY PRIMA PUTRA, Pasirpengaraian
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
SATU bulan terakhir, harga jual kelapa sawit di Kabupaten Rokan Hulu semakin menurun. Kondisi ini, membuat petani mengeluh, karena tidak sesuai antara pendapatan dengan harga pupuk yang harus dibeli. Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indoensia (Apkasindo) Kabupaten Rohul H Ardiman Daulay kepada Riau Pos, Jumat (22/8) mengungkapkan, turunnya harga jual kelapa sawit di Rohul, membuat petani resah dan mengeluh untuk menghidupkan keluarganya. Pasalnya kelapa sawit yang dimiliki petani, harga jual ke tengkulak mencapai Rp700-750 per kilogram. Padahal dua bulan lalu, harga jual kelapa sawit petani ke tengkulak mencapai Rp1.700-Rp1.900 per kilogram. Saat ini pupuk bersubsidi di Rohul sulit dicari, kalaupun ada pupuk, harga jualnya cukup tinggi, sehingga petani tidak pernah untung. Dikatakannya, Kabupaten Rokan Hulu memiliki potensi perkebunan kelapa sawit terbesar di Riau. Sebab, dari 1,3 juta hektare luas kelapa sawit di Riau, hampir 30 persen berada di Rohul. Kalau kondisi harga kelapa sawit di Rohul turun, dikuatirkan kesejahteraan petani terancam, mengingat hasil usahanya tidak sesuai lagi dengan pengeluaran. ‘’Para petani kelapa sawit yang tergabung dalam Apkasindo meminta Pemkab Rohul untuk memperhatikan nasib mereka, dan menmencarikan solusi serta dan jalan keluar bagi petani, agar harga jual kelapa sawit sesuai dengan harga standar. Ini disampaikan, karena kita tahu harga minyak dunia melambung tinggi,’’ katanya. Ardiman menyebutkan, buah kelapa sawit milik petani yang telah dibeli para tengkulak seharga Rp700 per kilogram, dimana harga jual dari tengkulak ke perusahaan perkebunan mencapai Rp1.030 per kilogram. Sementara harga kelapa sawit dua bulan lalu Rp2.100 per kilogram. ‘’Apkasindo Rohul akan berupaya semaksimal mungkin, untuk memperjuangkan nasip para petani, mengingat turunnya harga jual kelapa sawit. Kita akan berkoordinasi ke pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan harga kelapa sawit,’’ ujarnya.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




