| 509 Caleg Mendaftar ke KPUD |
| Jumat, 22 Agustus 2008 | |
|
Laporan Desriandi Candra, Teluk Kuantan
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Sejumlah 509 orang bakal calon legislatif (caleg) didaftarkan 30 partai politik (Parpol) ke KPUD Kuansing hingga Selasa (19/8) pukul 00.00 WIB, guna memperebutkan 35 kursi di DPRd Kuansing. Jumlah ini terdiri dari 390 orang caleg laki-laki dan 119 orang caleg perempuan atau sekitar 23,38 persen caleg perempuan yang diajukan ke 30 Parpol. Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kuansing Firdaus Oemar SH yang dikonfirmasi Riau Pos, Kamis (21/8) di kantor KPUD melalui Ketua Pokja Verifikasi Caleg Syartiwidya STP MSi, jumlah ini masih belum memenuhi kuota 30 persen perempuan seperti yang disyaratkan UU Nomor 10/2008 tentang Pemilu DPR RI, DPRD Kabupaten/Kota. Dari 30 Parpol, hanya delapan Parpol yang mencapai 30 persen kuota perempuan. Masing-masing Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kedaulatan, Partai Matahari Bangsa (PMB), Partai Demokrat, Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Buruh. Sementara 26 partai politik lainnya belum memenuhi kuota perempuan 30 persen, termasuk Partai Golkar yang hanya mengusulkan sebanyak 18,2 persen dari 33 caleg yang diajukan. KPUD baru akan mengumumkan secara resmi partai-partai politik yang tidak memenuhi kuota perempuan 30 persen dalam pengusulan caleg pada saat penetapan daftar calon tetap Sekadar diketahui, dari 34 Parpol yang ada di Kuansing, hanya 30 Parpol yang menyampaikan berkas calegnya. Sementara Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Kasih Demokrasi Indonesia Perjuangan (PKDI), Partai Nasional Ummah Indonesia (PNUI) dan Partai Merdeka, hingga Selasa (19/8) pukul 00.00 WIB tidak menyampaikan berkas caleg. Menurut Syartiwidya, ini dikarenakan keterlambatan Parpol yang bersangkutan menyerahkan nama-nama bakal caleg, karena keterlambatan pengumuman di pusat sebagai peserta Pemilu 2009. Sehingga mereka gagal menyiapkan calegnya.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




