| Jelang Ramadan Polres Petakan Titik Rawan |
| Jumat, 22 Agustus 2008 | |
|
RENGAT (RP) - Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Polres Inhu telah memetakan sejumlah titik rawan kecelakaan di wilayah Kabupaten Inhu. Salah satunya adalah di Jalan Lintas Timur dari wilayah Pematangeba sampai perbatasan Inhu-Inhil menuju Provinsi Jambi.
Demikian diungkapkan Kapolres Inhu AKBP Robinson DP Siregar SH SIK melalui Kasat Lantas Polres Inhu AKP H Ali Dahmar Siregar kepada Riau Pos, Jumat (22/8) di Pematangreba. Dikatakannya, kemarin tim Polres Inhu bersama Dishub dan Kimpraswil Inhu turun ke lapangan melakukan survei. Salah satu di antaranya adalah di Jalan Lintas Timur arah perbatasan Provinsi Jambi. Survei ini dimaksudkan untuk melihat kondisi Jalan Lintas Timur menjelang Ramadan. Sebab tak lama setelah itu akan ada arus mudik dan arus balik di hari raya Idul Fitri. Oleh sebab itu kerusakan jalan harus dipetakan. Dengan adanya pemetaaan jalan yang rusak, akan di informasikan kepada masyarakat, titik mana saja yang perlu diantisipasi oleh pengendara. Apalagi menjelang Idul Fitri Jalan Lintas Timur termasuk salah satu ruas jalan yang padat dilalui. Selain itu juga sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Dari hasil peninjauan ke lapangan sebutnya, sebanyak 10 titik yang dinilai masih rusak dan rawan kecelakaan. Di antaranya jalan dari Pematangreba sampai ke perbatasan Jambi. Ruas jalan ada yang berlubang, aspal mengelupas, serta bahu jalan yang tinggi. Kondisi jalan tersebut dinilai sangat rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas, apalagi bagi pengendara yang baru pertama kali melewati jalan tersebut bisa akan lebih berbahaya. ‘’Kita imbau masyarakat yang melewati Jalan Lintas Timur untuk berhati-hati melewati ruas jalan ini, karena rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas,’’ ungkap Kasat lantas. Selain itu pihaknya juga mengharapkan kepada pihak terkait untuk memperbaiki Jalan Lintas Timur itu menjelang lebaran Idul Fitri tersebut. Karena di lapangan memang pihak kontraktor masih bekerja. Beberapa pekerjaan di Jalan Lintas Timur ini masih terbengkalai, sehingga perlu diselesaikan dengan cepat. Kemarin sebut Kasatlantas, kontraktor di lapangan yang sedang bekerja berjanji untuk menuntaskan pekerjaan yang belum selesai.(ari) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




