| Puluhan Pemuda Datangi Polres |
| Jumat, 22 Agustus 2008 | |
|
Buntut Pertikaian Perayaan HUT RI
Laporan bunyamin, Pangkalankerinci Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya PANGKALANKERINCI (RP)- Puluhan massa Desa Terusan pangkalan kerinci yang umumnya pemuda, Jumat (22/8) mendatangi Mapolres Pelalawan di Jalan Arya Guna. Mereka menyampaikan keluhannya terkait tindak kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepolisian setempat saat pertandingan sepak bola memeriahkan HUT RI yang dilaksanakan Pemkab Pelalawan. Setibanya di Mapolres Pelalawan, massa yang jumlahnya berkisar 20-an orang tersebut ditemui Wakapolres Kompol Sukito. Mereka menyampaikan aspirasi dan saran supaya Polisi mengutamakan pendekatan persuasif dalam menyelesaikan masalah. Ini terkait soal pemukulan terhadap warga Pengkalankerinci bernama Anto, usai pertandingan sepakbola HUT RI , dua hari lalu. Para pemuda juga menyarankan penyelesaian masalah tersebut harus memenuhi rasa keadilan.’’Kita minta pelaku pelaku pengeroyokan diberi hukuman setimpal, agar memenuhi rasa keadilan,’’ ujar Syukri, yang berbicara atas pemuda yang umumnya masih keluarga dekat korban pemukulan. Kepada Wakapolres Kompol Sukito dan Kasatlantas AKP Indra K Mangunsong, Syukri menyatakan sangat menyayangkan kalau hari ini masih ada oknum oknum aparat yang tidak mengedepankan hati nurani dalam menghadapi sebuah perselisihan kecil. ‘’Kita sangat menyayangkan kalau sekarang ini masih ada oknum yang justru mengandalkan otot saat berhadapan dengan warga. Kita ingin semua mengedapankan hati, apalagi saat ini masih suasana gembira kemerdekaan,’’ tambahnya. Menjawab tuntutan pemuda, Wakapolres Pelalawan Kompol Sukito mengatakan, pihaknya tengah memeriksa pelaku-pelaku pemukulan. Sukito berjanji akan mengawal proses pemeriksaan oleh Unit P3D Polres sampai tuntas. ‘’Perlu saya jelaskan, kejadian kemarin itu pada dasarnya sama sama tidak kita inginkan terjadi. Karena itu saya menggaransi, anggota Polres yang bersalah pasti akan diberi hukuman setimpal, menurut aturan yang berlaku. Sekarang saja, yang bersangkutan sudah kita sel, kalau adik-adik tidak percata silahkan dilihat sendiri,’’ ujar Sukito. Secara pribadi, dirinya juga menyesalkan kejadian tersebut. Pasalnya, dirinya selaku pimpinan selalu mengingatkan anggota agar selalu berperan sebagai pelindung, pelayan dan pengayom masyarakat. ‘’Saya sendiri sangat menyesali dan malu atas kejadian ini. Mohon jangan ada keraguan adik-adik bahwa kami akan mendiamkan masalah. Apalagi pak Kapolres sudah memberi petunjuk pada kami untuk sesegera mungkin melakukan pemeriksaan menyeluruh. Saksi korbanpun nanti akan kita mintai keterangan, tapi itu semua butuh waktu,’’ jelasnya lagi. Setengah jam berdialog, akhirnya kelompok pemuda dapat menerima penjelasan Wakapolres dan Kasat Lantas selaku saksi dalam peristiwa tersebut. Syukri dan kawan kawan meninggalkan Mapolres sekitar pukul 10.00 Wib, setelah terlebih dahulu bersalam-salaman dengan Wakapolres. Dikonformasi melalui ponselnya, Kapolres Pelalawan AKBP Wawan Setiawan mengaku terus memantau pemeriksaan anak buahnya yang bersalah. Selain itu ia mengatakan telah menjenguk korban pemukulan di rumah sakit. Hal ini menjadi bukti itikad serius untuk penyelesaian masalah secara komprehensif. ‘’Begitu kejadian saya langsung datang ke panitia silaturahmi. Kemudian saya menjenguk yang sakit, mendoakan semoga cepat disembuhkan. Soal penindakan terhadap anggota, itu pasti. Yang bersalah akan ditindak, dan saya terus memantau pemeriksaan,’’ jelasnya.(b) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




