| 129 Becak Motor Ramaikan Safety Riding |
| Jumat, 22 Agustus 2008 | |
|
PANGKALANKERINCI (RP)- Satuan Lalu lintas Polres Pelalawan terus berupaya mengkampanyekan gerakan safety riding bagi masyarakat pengguna jalan. Jumat(22/8), pukul 14.00 WIB. Tak kurang dari 129 becak motor ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Kasatlantas AKP Indra K Mangunsong melepas start pawai beca motor, di halaman Mapolres Pelalawan. Pawai yang digelar untuk ketiga kalinya dalam tahun 2008 itu mengambil rute jalan lintas Timur dan jalan Maharaja Indera sepanjang lima kilometer, dan dan kembali berbalik finish di Mapolres. ‘’Kegiatan pawai beca hari ini masih dalam rangka peringatan kemerdekaan Indonesia tahun 2008. Jadi sambil merayakan kita coba kembali menjgajak dan mengingatkan masyarakat untuk mengikuti gerakan safety riding demi keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara. Mungkin salahsatu komponen masyarakat yang dapat memberi contoh adalah para abang, diharapkan mampu menyentuh kesadaran masyarakat, demikian kira-kira tujuannya, ujar Kasatlantas Indra K Mangunsong didampingi Kaur Bin Ops Lantas Iptu Setiawan Eko, Kanit Laka Ipda Emil dan Kanit Dik Yasa Bripda Hajjarul. Dijelaskannya Kasatlantas, safety riding adalah program gerakan keselamatan berkendara. Untuk kendaraan roda dua dan beca, gerakan safety riding terdiri atas lima program utama. Yaitu penggunaan helm standar, penggunaan lajur kiri, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, melengkapi komponen kendaraan dan mematuhi peraturan lalu lintas. Kegiatamn pawai kemarin diikuti 129 becak motor dari lima persatuan abang beca yang ada di Pangkalankerinci. Organisasi abang beca yang ikut ambil bagian adalah persatuan becak Mega Rezeki yang menurunkan 40 beca, persatuan beca Komitmen yang menyertakan 30 beca, persatuan beca Bintang Harapan dengan 29 beca, Ikatan Becak Motor Pangkalankerinci (IKBPK) dengan 21 beca persatuan beca PBSP yang menurunkan sembilan beca. Sementara itu para abang beca yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut umumnya mengaku senang. Ketua Beca Mega Rezeki, Supriono misalnya, mengaku bangga mengikuti kegiatan tersebut. Alasannya, tidak pada semua daerah profesi tukang beca mendapat perlakuan dan pembinaan yang intens. Acara seperti ini kita merasa dihargai, didaerah lain belum tentu begini bang. Makanya saya dan anggota merasa banggalah, apalagi pak Kasatlantas kan sudah lama membina kita. Boleh dibilang nasib kita diperhatikan begitu, tutur Supriono didampingi Ramlan dan Suparman, usai mengikuti pawai. Untuk menjaga kelancaran arus lalulintas, iring-iringan ratusan becak mendapat pengawlan ketat kendaraan Patwal Satlantas Polres. Sementara itu warga kota Pangkalankerinci yang ditemui mengaku cukup terhibur dengan pawai tersebut. Warga bahkan ikut memberi semangat kepada abang becak yang melntas. Salahsatu warga bernama Lina (25) menilai kegiatan ini sangat positif. Selain menkjadi media kampanye safety riding, menurutnya Polisi telah membangun citra profesi tukang becak menjadi positif dimata masyarakat. Asyik juga melihat pawai becak. Mungkin dampak positifnya banyak, maksudnya pandangan orang terhadap abang becak akan positif karena mereka sudah mematuhi peaturan lalulintas, ungkapnya di Simpang jalan Akasia.Pawai yang dimulai bakda shalat jumat, berakhir sekitar pukul 15.00 Wib.(b) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




