Selasa, 02 Desember 2008 || 3 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

Jelang Ramadan
Jumat, 22 Agustus 2008
Beberapa hari lagi kita akan memasuki Ramadan. Bagi umat Islam pada bulan ini dilaksanakan puasa wajib yang disebut dengan puasa Ramadan.

Tentunya kita semua menyambut gembira bulan yang penuh berkah ini. Tetapi ada sejumlah permasalahan yang sering terjadi saat bulan Ramadan tiba.

Yakni masalah kenaikan harga barang-barang, batas buka tutup tempat hiburan malam dan rumah makan, dan masalah klasik lainnya soal menjamurnya jumlah pengemis yang datang dari luar daerah ke sejumlah persimpangan jalan dan tempat ibadah di Pekanbaru.

Sejumlah deretan masalah ini tentunya sudah dipersiapkan pula antisipasinya oleh pemerintah. Tetapi selalu saja terjadi kecolongan, misalnya masalah kenaikan harga barang.

Harga barang-barang tak mampu direm, khususnya keperluan pokok, seperti gula, minyak makan dan keperluan lainnya. Jangankan di saat Ramadan, di bulan-bulan biasa saja harga minyak makan tak mampu diredam.

Masalah kenaikan harga ini seharusnya jauh-jauh hari sudah diantisipasi, apakah melalui penyimpanan stok untuk kegiatan bazar yang akan digelar di sejumlah kelurahan dan kecamatan atau disimpan untuk operasi pasar, yang gunanya mengansitipasi kenaikan harga.

Selama ini yang terjadi pemerintah lengah, sehingga tak kala harga keperluan pokok itu naik, barulah pemerintah turun ke lapangan.

Padahal jauh-jauh hari para spekulan sudah menimbun barang, yang gunanya untuk dilepas di saat harga sudah melambung.

Hukum pasar bahwa harga sangat tergantung pada ketersedian barang, akan digunakan oleh para spekulan untuk meraup keuntungan yang sebanyak-banyaknya.

Konsekwensinya, rakyat kecil yang menjadi korban. Di saat penghasilan mereka terbatas —akibat di-PHK dari perusahaan kayu—, di saat itu pula keperluan semakin banyak dan harga barang pun melonjak naik. Mereka menjerit tak mampu membeli.

Di sini peranan pemerintah sebagai stabilisator harga —itu pun kalau masih memiliki peranan—. Sepertinya soal harga ini peranan pemerintah sangat lemah. Pemerintah belum dapat mengendalikan harga, yang bisa hanya menaikan harga.

Bisa dikatakan yang mengendalikan negara ini adalah pihak swasta, bukan pemerintah. Buktinya kenaikan harga barang-barang pokok tidak dapat dikendalikan.

Jangankan harga beras yang memang dipruduksi swasta, harga minyak tanah saja yang diproduksi pemerintah pun tidak dapat dikendalikan.

Masalah lainnya menjelang Ramadan ini, perlu juga disosialisasikan bagaikan aturan atau etika pengusaha hiburan dalam menjalankan usahanya.

Sebab, sering terjadi bentrokan antara pengusaha hiburan dengan masyarakat sekitar, karena pihak pengusaha tidak mengindahkan bulan suci Ramadan. Untuk itu, Ramadan tahun lalu hendaknya menjadi pelajaran bersama, apa-apa saja kelemahan kita. Baik bagi pengusaha, pemerintah maupun umat Islam sendiri.

Semoga memasuki Ramadan tahun ini segala permasalahan itu dapat diatasi hendaknya. Mulai dari masalah kenaikan harga keperluan pokok, penertiban tempat-tempat hiburan, dan tempat-tempat maksiat. Bagaimana pun kita semua berharap pelaksanaan ibadah puasa Ramadan tahun ini akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Sehingga memang benar bahwa Bulan Ramadan itu menjadi berkah bagi umat Islam, sebagaimana Allah menyebutkan bahwa Ramadan merupakan syahrun mubarakah atau bulan penuh berkah.***
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailLG Perkenalkan Lemari Pendingin Flower Pattern

Senin, 24 November 2008

Perkuat Pasar di Penghujung 2008 Laporan NUKE FATMASARI, Pekanbaru nukesar@riaupos.co.id Tren pasar yang terus bergulir dari waktu ke waktu membuat pemain konsumen elektronik harus tetap...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailLagi, Banjir Ancam Dua Kelurahan

Senin, 24 November 2008

Laporan LISMAR SUMIRAT dan MASHURI KURNIAWAN, Kota redaksi@riaupos.co.id HUJAN deras beberapa hari terakhir menyebabkan permukaan air Sungai Siak naik dan menggenangi perumahan warga yang...

Simak Juga