Sabtu, 22 November 2008 || 23 Zulqaidah 1429 Hijriah
Total SportFantastis

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTindak Tegas Biro Travel Telantarkan JCH di Malaysia

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

RAL Layani Medan-Lhok Seumawe
Rabu, 20 Agustus 2008
ImageBangkitkan Ekonomi Aceh Utara
MEDAN (RP) - KEBERADAAN Riau Airlines (RAL) bagi masyarakat Kabupaten Aceh Utara sudah ditunggu sejak lama, khususnya sejak wacana pembukaan jalur penerbangan komersil perdana Medan-Lhok Seumawe diketahui publik.
Harapan itu sudah bakal segera menjadi kenyataan menyusul telah ditekennya kontrak kerja sama antara Riau Airlines (RAL) dengan North Aceh Air (NAA), Selasa (19/8), di Hotel Grand Angkasa Medan.

‘’Mudah-mudahan seminggu setelah kontrak ini ditandatangani, atau paling lambat 28 Agustus mendatang, pesawat RAL sudah bisa mendarat di Bandara Sultan Malikussaleh Aceh Utara. Ini adalah satu momen penting bagi perkembangan pembangunan Kabupaten Aceh Utara, khususnya dalam bidang penerbangan,’’ kata CEO NAA Henry Wibisono kepada sejumlah wartawan yang ikut menghadiri acara penandatanganan kontrak kerja sama tersebut.

Menurut Henry, ‘’Dengan terwujudnya komitmen ini maka berarti RAL sudah turut serta membangkitkan perekonomian daerah Aceh Utara, dan Provinsi NAD secara umum.’’ Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur RAL Asparaini Rasyad bersama Henry yang mewakili NAA, sebuah anak perusahaan milik Pemkab Aceh Utara yang khusus merintis jalur penerbangan di wilayah tersebut. Turut hadir menyaksikan Wakil Bupati Aceh Utara Syarifuddin SE.

Dikatakan Henry, dengan adanya kerja yang mereka lakukan dengan RAL maka diharapkan akan dapat membantu percepatan peningkatan ekonomi daerah tempatan mengingat selama ini masalah transportasi merupakan sebuah kendala. Para pebisnis terutama sangat mengharapkan akan dapat mempersingkat waktu tempuh dari Lhok Seumawe ke Medan yang jika menggunakan jalur darat memakan masa enam jam.

Tentang harga tiket, pihaknya akan menggunakan harga pasar atau harga yang dari sisi ekonomis tetap menguntungkan. ‘’Sekitar Rp600 ribuan lebih,’’ katanya. Rencananya pesawat jenis Fokker 50 itu akan beroperasi sebanyak tiga kali seminggu pulang pergi.

Sementara itu Direktur PT RAL Asparaini Rasyad menambahkan, dengan dibukanya jalur baru Medan-Lhok Seumawe pulang pergi ini maka satu lagi bertambah sumber pendapatan RAL. Sebab untuk melayani jalur ini RAL hanya menggunakan satu pesawat yang juga melayani dua jalur yang sudah ada, yakni Medan-Gunung Sitoli (Nias) pulang pergi sebanyak tiga kali sehari dan Medan-Ipoh pulang pergi dua kali seminggu. ‘’Kita tinggal mengatur jadwalnya saja. Jalur baru Medan-Lhok Seumawe pulang pergi ini rencananya hanya tiga kali seminggu,’’ kata Asparaini yang didampingi Manajer Komersial RAL Wendy Yunisbar.

Sementara itu Wakil Bupati Aceh Utara Syarifuddin SE menambahkan, pihaknya sangat senang atas terjalin kerja sama yang sudah cukup lama dirintis ini. Menurutnya jatuhnya pilihan kepada RAL sebagai mitra kerja juga berdasarkan pengetahuan mereka terhadap RAL serta komitmen manajemen RAL sendiri yang bersedia membantu Aceh Utara dalam mengembangkan kemampuan penerbangan lokal.(ekk)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org