| Harus Menang |
| Rabu, 20 Agustus 2008 | |
PEKANBARU (RP) - TAK ada cerita lagi, PSPS Pekanbaru harus memang, terutama berlaga di kadang sendiri. Hasil imbang 2-2 saat menjamu Persikabo Bogor lima hari lalu tidak boleh terulang lagi.Kali ini, Askar Bertuah harus berjuang maksimal untuk mengamankan poin penuh atas Persikab Bandung, Rabu (20/8) di Stadion Rumbai, pukul 16.00 WIB. Ditambah lagi, Abdul Rahman Gurning terus menekan tim asuhannya tidak lengah selama pertandingan. Lengah sedikit saja, tentunya memberikan peluang tim tamu untuk mencuri poin. ‘’Kami harus siaga terus dan anak-anak tidak boleh lengah sedikitpun. Apalagi kami sudah bertekad untuk mengambil poin penuh di kandang sendiri,’’ kata Gurning kepada Riau Pos, Selasa (19/8) kemarin. Sedikit banyaknya, Gurning sudah mengetahui tipe permainan tim tamu. Apalagi sebelumnya Persikab harus mengakui keunggulan Persih 0-4 di Tembilahan. Hanya saja, Gurning tidak mau anak asuhnya menganggap enteng lawan, sebab semua kemungkinan bisa terjadi dalam sepakbola. Gurning tetap memasang formasi 4-4-2 dengan penjaga gawang Andi Setiawan. Hingga kemarin, seluruh pemain sudah tidak ada kendala lagi dan terbebas dari derita cedera. Karena itu, lini belakang sudah bisa dimaksimalkan agar lebih tangguh. Pelatih Persikab, Deni Syamsudin, tidak mau banyak berkomentar. Baginya, tim berjuluk Sijalak Harupat itu harus bisa mencuri, minimal satu poin di kandang PSPS. Sayangnya, satu dari dua legiun asing yang diboyong bersama 16 pemain lainnya tidak bisa merumput, yakni gelandang Alejandro Tobar, karena akumulasi kartu. Bagi Deni, PSPS adalah tim bagus karena belum menderita kekalahan baik di laga kandang maupun tandang. Untuk menghadapi PSPS, Deni merapatkan pertahanan dengan formasi 4-4-2 dengan penjaga gawang Deni Supanda. ‘’Pokoknya kami harus bisa mencuri poin, minimal satu poin saja,’’ katanya singkat.(fed) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


PEKANBARU (RP) - TAK ada cerita lagi, PSPS Pekanbaru harus memang, terutama berlaga di kadang sendiri. Hasil imbang 2-2 saat menjamu Persikabo Bogor lima hari lalu tidak boleh terulang lagi.

