| Dikibar 2.000 Bendera di Perbatasan |
| Rabu, 20 Agustus 2008 | |
|
Laporan Kartini Fattach, Pekanbaru
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
PERSATUAN Purnawirawan (PP) Polri Riau mengibarkan sebanyak 2.000 bendera merah putih yang difokuskan kepada tujuh desa di Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir. Tujuh desa tersebut berada di kawasan perbatasan dan terpencil serta kawasan rawan konflik. Ketua PP Polri Provinsi Riau Kombes Pol Purn Fachruddin Bakar, kepada Riau Pos, Selasa (19/8) menyebutkan, tujuh desa yang dipilih untuk disebarkan sebanyak 2.000 bendera merah putih tersebut, empat desa diantaranya berada di Kabupaten Bengkalis, yakni Desa Teluk Pambang, Melai, Tanjung Kedabu dan Tanjung Samak. Sedangkan di Kabupaten Rohil, bendera disebarkan di Desa Panipahan, Sinaboi dan PulauHalang. ‘’Bendera sudah diserahkan kepada tujuh kepala desa sebagai lokasi fokus kegiatan penyebaran bendera,’’ ungkap Fachruddin Bakar. Seanyak 2.000 bendera tersebut telah diserahkan sejak beberapa hari menjelang peringatan HUT RI ke-63 lalu. ‘’Penyebaran 2.000 bendera ini, selain dimaksudkan untuk memperingati HUT RI, juga dilakukan sebagai momen ketahanan nasional,’’ jelas Fachruddin lagi. Kegiatan serupa ini jelasnya, tak hanya digelar di Riau saja, melainkan juga secara nasional yang diberi nama Gerakan Merah Putih di Persada Nusantara. Penyelenggaraan kegiatan ini, PP Polri dalam hal ini bekerjasama dengan Polda Riau dan Badan Informasi, Komunikasi dan Kesatuan Bangsa Riau, dalam rangka meningkatkan wawasan kebangsaan. Secara simbolis, bendera diserahkan Kapolda Riau langsung kepada PP Polri Riau. Lantas diteruskan kepada Kepala Desa untuk dikibarkan di tujuh desa pilihan tersebut. Penyerahan dilangsungkan di Aula Satbrimobda Riau beberapa hari lalu. Saat penyerahan, dilangsungkan pula dialog yang diikuti generasi muda dan para Kades, tokoh pendidik, tentang upaya memerkokoh wawasan kebangsaan.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




