| Brazil Dipermalukan |
| Rabu, 20 Agustus 2008 | |
|
BEIJING (RP) - Selangkah lagi Argentina berhasil mempertahankan medali emas cabang sepakbola. Ini setelah di laga semifinal malam tadi, Tim Tango (julukan Argentina) berhasil memastikan diri lolos ke final dengan mempermalukan seteru abadinya, Brazil, dengan skor telak 3-0 (0-0).
Di partai puncak Sabtu (23/08), Argentina akan ditantang tim asal Afrika, Nigeria, yang lebih dulu memastikan melaju ke final dengan menumbangkan Belgia, juga dengan skor telak, 4-1. Bentrok Argentina kontra Brazil yang digelar di Shanghai Worker’s Stadium berjalan menarik. Itu karena kedua tim diperkuat pemain-pemain kelas dunia. Yang menjadi kunci kemenangan Argentina di laga semifinal ini adalah bomber Atletico Madrid, Sergio ‘’Kun’’ Aguero. Pemain depan yang ‘’mandul’’ selama babak penyisihan grup dan kuarter final itu tampil trengginas dengan memborong dua gol kemenangan timnya. Masing-masing di menit ke-53 dan 58. Satu gol lainnya dicetak kapten Juan Riquelme lewat titik putih menit ke-76. Hadiah penalti diberikan wasit Aguero dijatuhkan oleh defender Brazil, Vinicius Borges Breno di kotak terlarang. Kekalahan Brazil terasa kian getir karena di menit ke-81 dan 84 Lucas Leiva dan Thiago Neves diganjar kartu merah wasit setelah melakukan tindakan tidak sportif kepada Javier Mascherano. Nigeria lolos ke partai final setelah tampil meyakinkan dengan melibas Belgia dengan skor telak 4-1 di Shanghai International Stadium. Pertandingan baru berjalan 17 menit tim berjuluk Elang Super itu sudah unggul lewat aksi Olubayo Adefemi. Keunggulan ini bertahan hingga turun minum. Baru di menit ke-59, Nigeria mampu memperbesar keunggulan, kali ini pemain depan klub Bundesliga, 1899 Hoffenheim, Chinedu Obasi, yang menjebol jala Belgia yang dikawal Loga Bailly. Gol ketiga Nigeria terjadi menit ke-72. Lagi-lagi lewat aksi Obasi. Gol penutup Nigeria tercipta 12 menit sebelum bubaran melalui salah satu bek mudanya Chibuzor Okonkwo. Sedangkan gol hiburan Belgia tercipta di menit ke-88 melalui Laurent Ciman. ‘’Ini pencapaian luar biasa,’’ kata Samson Siasia pelatih Nigeria seperti dilansir Associated Press. ‘’Saya sangat sangat melihat bagaimana para pemain mengalahkan Belgia,’’ lanjutnya.(ali/ca/jpnn) Dengan tersingkirnya Belgia, maka rekor tim Eropa tidak pernah meraih medali emas Olimpiade semakin panjang. Kali terakhir tim Eropa menjadi yang terbaik di iven multicabang empat tahunan itu terjadi pada Olimpiade Barcelona pada 1992 silam. Saat itu Spanyol berhasil menjadi juara. Pertemuan Argentina dan Nigeria di partai puncak bukan kali pertama terjadi. Pada Olimpiade 1996 Atlanta, Nigeria dan Argentina juga berjumpa di pertandingan final. Saat itu, Argentina yang antara lain diperkuat Hernan Crespo, Roberto Ayala, dan Ariel Ortega takluk dengan skor ketat 3-2.(ali/ca/jpnn) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|











