Sabtu, 22 November 2008 || 23 Zulqaidah 1429 Hijriah
Total SportFantastis

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTindak Tegas Biro Travel Telantarkan JCH di Malaysia

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

Kebakaran Lahan Meluas
Senin, 18 Agustus 2008
ImageKOTA (RP) - KABUT asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru makin menebal. Salah satu penyumbang asap ternyata kebakaran lahan dan kebun di beberapa wilayah di Kota Pekanbaru.

Kemarin saja, ada beberapa lokasi lahan dan kebun terbakar di Kecamatan Tampan. Seperti di Jalan Srikandi ujung dekat Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Todak, Jalan Garuda Sakti, lahan milik Universitas Riau (Unri) dan Radio Repbulik Indonesia (RRI) di Jalan Bangau Sakti.

Pantauan Riau Pos, Senin petang (18/8), asap putih terlihat cukup tebal menyelimuti Jalan Bangau Sakti. Di sisi lain, dari dalam pagar tembok kampur Unri, api yang masih membesar itu membakar lahan yang banyak ditumbuhi semak-belukar. Sedikitnya, seluas dua hektare lahan yang terletak di lokasi Unri dan RRI ini habis terbakar.

Data yang diperoleh Riau Pos dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru, Senin (18/9), dalam satu hari kemarin ditemukan empat titik api di Kota Pekanbaru. Keempat titik ini yakni tiga titik terdapat di Jalan Garuda Sakti.

Sementara satu titik api lainnya terdapat di Jalan Bangau Sakti, tepatnya di lahan milik Universitas Negeri Riau (Unri) dan Radio Republik Indonesia (RRI). Siapa pelaku pembakaran lahan yang ditumbuhi pohon akasia tersebut, hingga kini belum bisa diketahui.

Salah seorang masyarakat sekitar, Somad yang ditemui Riau Pos, kebakaran lahan itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. ‘’Saya tidak tahu siapa yang membakar lahan ini. Yang jelas saat itu saya melihat api berasal dari pinggir pagar Jalan Bangau Sakti, lalu meluas ke tengah-tengah lahan’’ ungkapnya.

Andi Syamsul Bahri, selaku Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru, saat ditemui Riau Pos di sela-sela meninjau kebakaran lahan di lokasi Unri, Senin (18/8) juga belum bisa memberikan jawaban. ‘’Kita hanya mendapat laporan dari masyarakat, bahwa lahan Unri terbakar. Siapa yang membakar kita tidak tahu,’’ ungkapnya

Untuk mengantisipasi agar kebakaran lahan ini tidak semakin meluas, Andi Syamsul Bahri mengatakan, pihaknya akan berusaha memblokir disetiap sudut lokasi kebakaran lahan tersebut.

‘’Untuk memadamkan seluruhnya itu sama sekali tidak mungkin. Yang bisa kita lakukan saat ini hanyalahan dengan cara mematikan api disetiap sudut lahan yang sudah terbakar ini. Tujuan kita agar api yang membakar lahan ini tidak semakin meluas ke tempat lahan lainnya,’’ ujar Andi yang ketika itu didampingi Kasi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru, Amiruddin.

Sementara itu Kapolsekta Tampan AKP Wiyono Eko Prasetyo SIK yang juga turun saat kebakaran lahan itu berlangsung, saat ditemui Riau Pos, mengatakan, dugaan sementara kebakaran lahan yang terjadi di lokasi Unri dan RRI ini bersumber dari api puntung rokok yang sengaja dibuang oleh orang-orang yang lewat di jalan tersebut.

‘’Berdasarkan pengakuan tiga orang saksi yang sudah kita mintai keterangannya saat ini, mereka mengatakan api berasal dari pinggir pagar tembok Jalan Bangau Sakti. Jadi dugaan kita sementara kebakaran lahan ini berasal dari api puntung rokok,’’ ungkap Wiyono.

Kemarin juga, Riau Pos juga melihat lahan di Jalan Srikandi ujung yang terbakar sekitar pukul 15.00 WIB. Demikian juga di Jalan Todak.

Menurut pemilik lahan yang terbakar di Jalan Srikandi ujung, Rajiman Johar menjawab Riau Pos, saat dirinya melintas di dekat kebunnya itu, belum terjadi kebakaran. Namun kira-kira pukul 15.00 WIB ia sudah melihat kepulan asap di kebunnya itu dari arah perabot Rezki di sebelah kebunnya. Pondok Pak Rajiman nyaris terbakar namun dengan cepat ia bersama istri dan keluarganya berusaha memadamkan api menggunakan ember. Air diambil dari air parit di pinggir Jalan Srikandi ujung itu.

‘’Saya tak tahu siapa yang membakar kebun saya ini. Kebun saya ini luasnya sekitar dua hektare, tapi yang terbakar sekitar hampir setengah hektare,’’ ujar Rajiman. Memang menurutnya lahan ini rawan kebakaran karena bersemak-semak. Tanaman sawitnya yang baru berusia dua tahun dan berpuah pasir ikut hangus terbakar.(m)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailBank Danamon Buka Cabang Baru

Jumat, 21 November 2008

Kucuran Kredit Capai Rp9 Triliun Laporan KARTINI FATTACH, Pekanbaru kartini-fattach@riaupos.co.id MEMPERMUDAH pelayanan ke para nasabah sekaligus memperlebar sayap bisnis di Riau, Bank...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailJalan Sudirman Ditutup Satu Jalur

Jumat, 21 November 2008

Mulai 07.00 s/d 13.00 WIB Laporan MUSLIM NURDIN dan RPG, Kota redaksi@riaupos.co.id UNTUK melancarkan pelaksanaan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih H Rusli Zainal SE dan...

Simak Juga