| Persih Datangkan Mentor untuk Ismail |
| Senin, 18 Agustus 2008 | |
|
TEMBILAHAN (RP) - Usai menang besar atas tamunya, Persikab Bandung, Persih memfokuskan upaya membenahi komunikasi pemain asingnya Ismail Fernandes. Pasalnya kendala tersebut dirasakan cukup mengganggu, sehingga sering terjadi salah pengertian.
Tim ini berencana mendatangkan ahli alih bahasa Latin yang dapat memperlancar komunikasi Ismail. Karena itu diprogramkan dalam hitungan beberapa jam dalam satu hari, pemain tersebut diberikan materi khusus belajar Bahasa Indonesia sehingga kelak dia dapat berkomunikasi dengan pemain lainnya. Selain itu arahan pelatih juga tidak dapat diserap dengan baik jika seorang pemain tidak memiliki kemampuan berbahasa Indonesia dengan baik. Kemampuan yang sesungguhnya dari Ismail tidak saja dia mampu memanfaatkan ruang yang ada juga pandai membaca permainan. Selain itu juga mampu memecah konsentrasi pemain belakangan lawan. Peranan seperti itu memungkinkan pemain ini ditempatkan dalam posisi striker atau penyerang lubang. ‘’Inilah yang sedang kami carikan solusinya. Ismail sampai sekarang memang belum dapat berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia. Dia juga belum mampu berbahasa Inggris dengan baik. Jika memang sudah padu dengan pemain lainnya, kita optimis kemampuan Ismail yang sesungguhnya akan keluar,’’ kata Manajer Persih, Drs Rudiansyah MSi. Ahad (17/8), Persih kembali melakukan latihan ringan sekaligus pemulihan kondisi. Rencananya pemain kembali digenjot latihan fisiknya agar stamina tidak melorot dalam laga melawan Persikabo, Selasa (19/8). Meski belum pernah bertemu dengan tim ini sebelumnya, tetapi Persih tetap memandang sebagai lawan berat yang pantas untuk diwaspadai. Kemenangan yang sudah berhasil diraih dalam laga kandang perdana tidak boleh melenakan pemain. Kerja sama tim yang masih belum begitu padu, juga menjadi bahan evaluasi Danandjaya. Karena itu dalam latihan ringan yang digelar kemarin, pelatih tersebut mencoba membenahi hal tersebut. Selain itu, dribling bola yang kerap belum sempurna dari beberapa pemain juga tidak lupa dikoreksi oleh pelatih yang membawa Persih ke Divisi Utama PSSI ini. Untuk pertandingan yang keras, seorang pemain ditegaskannya tidak boleh selalu kehilangan bola, karena hal itu bakal memudahkan lawan untuk menguasai jalannya pertandingan. ‘’Kami sudah menyiapkan strategi khusus saat menghadapi Persikabo. Akan ada kejutan dan untuk sementara kami simpan terlebih dahulu. Persih akan tampil dengan kekuatan yang sesungguhnya, setelah kita melakukan evaluasi atas hasil pertandingan pada Sabtu lalu,’’ kata Danandjaya. Ungkapan pelatih itu terkait dengan hasil pertandingan yang memuaskan dari segi skor tetapi belum mumpuni dalam permainan tim. Karena serangan yang dibangun masih kerap kandas dan selalu terbentur. Upaya membongkar pertahanan lawan secara terorganisir yang belum tampak sedang membuat gundah Danandjaya. Karena itu dia menginstruksikan kepada anak asuhnya untuk bermain fight dan habis-habisan.(yon) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




