Sabtu, 22 November 2008 || 23 Zulqaidah 1429 Hijriah
Total SportFantastis

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTindak Tegas Biro Travel Telantarkan JCH di Malaysia

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

Polres Dumai Periksa Tiga Warga RRC
Minggu, 17 Agustus 2008
DUMAI (RP) - Tiga warga negara Republik Rakyat Cina (RRC) masing-masing Peng Qinming, Huang Shunszhong dan Ke Fuxing yang sempat ditangkap pihak Imigrasi Dumiai beberapa waktu lalu, serta tiga pembimbingnya Siti Zaenab, Tiba dan Taripah Warga Negara Indonesia (WNI) asal Jakarta, Sabtu (16/8) diperiksa di unit Sat Narkoba Polresta Dumai.

Ketiganya diperiksa terkait obat-obatan yang dijual oleh ketiga warga RRC tersebut di Indonesia. Bahkan, untuk mengetahui obat yang dijual tersebut masuk kategori obat generik atau bukan, rencananya polisi segera mendatangkan tim ahli.

Demikian dikatakan Kapolresta Dumai AKBP Drs Muharrom Riyadi, melalui Kasat Narkoba AKP Suwarji Ak, yang dikonfirmasi RPG, Ahad (17/8). Disebutkannya, kini ketiga warga negara RRC masih di karantina oleh puhak Imigrasi.

‘’Sebelum dilakukan deportasi oleh imigrasi, kita lakukan koordinasi dengan imigrasi, untuk mengambil keterangan ketiga warga negara RRC tersebut untuk diperiksa sehubungan dengan obat-obatan yang dijualnya,” katanya.

Mereka ini ditangkap saat menjual berbagai jenis obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit di sejumlah kantor dan door to door. Beberapa orang yang telah membeli obat-obatan tersebut, banyak yang mengembalikan karena tidak bermafaat. “Rencannya pembeli ini kita jadikan saksi,” jelas Suwarji lagi.

Seperti diberitakan, penangkapan tiga warga negara RRC tersebut dilakukan oleh petugas Imigrasi Dumai setelah beberapa hari melakukan pengintaian. Pada saat mereka akan melakukan transaksi penjualan obat melalui door to door di Jalan Ahmad Yani/Tegalega petugas langsung menangkap. Satu orang sempat berhasil melarikan diri, dan baru kembali ditangkap, Kamis (14/8) sekitar pukul 18.00 WIB ketika akan memasuki KFC Ramayana Dumai Jalan Jendral Sudirman.

Imigrasi Dumai mengklaim, kesalahan yang dilakukan ketiga warga negara RRC itu memasuki negara lain dan berdagang hanya memiliki paspor kunjungan tanpa memiliki visa. Disebutkan Suwarji lagi, selain diperiksa sehubungan dengan keberadaannya menjual obat-obatan, polisi juga memeriksa hal-hal lain tentang keberadaanya di Indonesia, sebab dikuatirkan WNA asal RRC tersebut merupkan petugas inteligen asing yang ingin mencari informasi tentang Dumai khususnya dan Riau pada umumnya.

Pantauan RPG di Mapolresta Dumai, ketiga warga asing ini diperiksa didampingi oleh penterjemah, yang juga bagian dari mereka. Untuk pemeriksaan intensif dan tidak ada rekayasa, polisi juga menghadirkan penterjemah lain.(rio/rpg)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailBank Danamon Buka Cabang Baru

Jumat, 21 November 2008

Kucuran Kredit Capai Rp9 Triliun Laporan KARTINI FATTACH, Pekanbaru kartini-fattach@riaupos.co.id MEMPERMUDAH pelayanan ke para nasabah sekaligus memperlebar sayap bisnis di Riau, Bank...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailJalan Sudirman Ditutup Satu Jalur

Jumat, 21 November 2008

Mulai 07.00 s/d 13.00 WIB Laporan MUSLIM NURDIN dan RPG, Kota redaksi@riaupos.co.id UNTUK melancarkan pelaksanaan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih H Rusli Zainal SE dan...

Simak Juga