| Api di tanah putih Padam |
| Minggu, 17 Agustus 2008 | |
|
Delapan Jam Ditangani Karhutla
Laporan SYAHRI RAMLAN, Bagansiapi-api Satu regu atau sebanyak 20 orang anggota dari pasukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) Kabupaten Rohil, kemarin diterjunkan untuk melakukan pemadaman hot spot yang terdapat di daerah Simpang Bukittimah yang berada di dalam wilayah Kecamatan Tanahputih. Sekitar delapan jam lebih, kobaran api yang menghitamkan hutan dan lahan di Simpang Bukittimah yang luasnya lebih sepuluh hektare dan terpencar di beberapa titik tersebut berhasil dipadamkan. ‘’Kami mendapatkan informasi soal kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Simpang Bukittimah itu, sekitar pukul 21.30 wib. Setelah informasi didapatkan, kita kerahkan satu regu TRC Dalkarhutla untuk segera turun ke lokasi. Pasukan TRC Dalkarhutla kita itu sekitar pukul 22.00 wib sudah berangkat ke lokasi,’’ kata Komandan TRC Dalkarhutla Rohil, Drs Sukma Alfalah yang ditemui Riau Pos, Minggu (17/8) di lapangan KONI Bagansiapi-api.Ketika berada di lokasi, tambah Sukma Alfalah, kondisi hot spot yang terdapat di daerah Simpang Bukittimah dinilai cukup parah. ‘’Kondisinya cukup parah sekali. Dimana, hot spotnya sangat besar dengan medan yang cukup berat. Kondisinya sangat luar biasa sekali. Tapi, sebelum berangkat, semua peralatan kan kita bawa. Termasuk mesin air portable terampung. Berkat kesigapan anggota kita serta dibantu oleh semua unsur yang ada, hot spot di Simpang Bukittimah itu, hanya membutuhkan waktu selama delapan jam, sudah berhasil kita padamkan. Sekitar pukul 06.00 wib, anggota kita sudah kembali dari lokasi. Dan sekarang sedang standby di pos,’’ kata Sukma Alfalah. Menjawab Riau Pos, berkaitan soal berapa luas areal yang terbakar serta kondisinya berupa lahan atau hutan, Sukma Alfalah menyarankan sebaiknya koordinasikan saja dengan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kabupaten Rohil. ‘’Soal yang itu tadi, sebaiknya tanyakan saja ke Bapedalda. Sebab, yang mendata maupun yang mencari lokasi ada hot spot, adalah Bapedalda. Kita hanya memadamkan saja,’’ kata Sukma Alfalah. Sementara, kondisi sejumlah daerah di wilayah Kabupaten Rohil termasuk di kota Bagansiapi-api, Kecamatan Bangko, belakangan sudah kembali diselimuti kabut asap. Hanya saja, kabut asap yang turun menyelimuti sejumlah daerah tersebut kondisinya masih tipis. ‘’Melihat kondisi yang ada, memang kabut asap itu masih ada. Sedangkan dimana sumbernya, kita belum mendapatkan informasi dari Bapedalda. Yang jelas, kalau ada informasi, kita siap untuk turun ke lapangan guna melakukan pemadaman itu. Yang penting, kita harus saling koordinasi,’’ kata Sukma Alfalah.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




