| Buktikan! |
| Kamis, 14 Agustus 2008 | |
|
PSPS v Persikabo
EMPAT poin dari laga away sangat membanggakan bagi PSPS. Tapi itu belum cukup, pasukan Abdul Rahman Gurning sudah ditunggu tugas yang tidak kalah berat. Yakni menghadapi Persikabo di Stadion Rumbai, Pekanbaru, Jumat (15/8). Mampukah Agusrianto dan kawan-kawan membuktikan keperkasaan di depan pendukungnya? Bermain di kandang menjadi modal bagi anak-anak Askar Bertuah. Dukungan penonton yang akan memadati tribun stadion sedikitnya bisa memompa semangat juang pemain. Hal yang berbeda akan dirasakan jika bermain di kandang lawan. Keuntungan tersebut ternyata tidak membuat Gurning lega. Pelatih asal Medan ini justru khawatir pemainnya tampil tegang, karena bermain di depan pendukungnya. Hal lain yang membuat Gurning cemas, adalah rasa puas dan besar kepala yang kemungkinan ‘’menyerang’’ pemainnya. Ia khawatir, kemenangan 2-0 atas Persikad dan menaham imbang Persikota 2-2 akan menjadi ‘’penyakit’’ bagi pemain. ‘’Saya takut pemain cepat puas,’’ kata Gurning kepada Riau Pos, kemarin. Rasa puas bisa saja menjadi bumerang. Karena merasa sudah hubet, pemain akan menganggap enteng semua lawan. Gurning tidak mau hal itu terjadi. Karena itu, ia berkali-kali mengingatkan Daniel Junaidi dan kawan-kawan agar tetap ‘’berpijak di bumi’’ dan mewaspadai semua pemain lawan. Menanggapi kekuatan lawan, Gurning mengaku belum mengetahui banyak tentang Persikabo. Yang jelas, Persikabo masih ditangani Suimin Diharja. Perlu diingat, pelatih yang sering dijuluki Pelatih Kampung itu juga pernah menangani PSPS selama kurang lebih satu musim. Tahun ini adalah musim kedua Suimin di Persikabo. Tahun lalu Suimin nyaris membawa timnya ke Indonesia Super League. Dengan waktu yang cukup lama tersebut, bisa diyakini, Suimin sudah menyatu betul dengan timnya. Apalagi selama libur kompetisi lalu, Suimin tetap menangani Persikabo. ‘’Kami tidak boleh lengah sedikitpun. Sebab lawan punya sistem bertahan dan menyerang yang bagus. Karena itu saya tekankan kepada anak-anak agar bermain menyerang untuk meraih poin penuh,’ kata Abdul Rahman Gurning. Gurning pantas hati-hati. Sebab Suimin yang memboyong 20 pemainnya ke Pekanbaru sudah menyiapkan beberapa strategi. Ia menyebutkan, Persikabo bisa saja turun dengan formasi 4-4-2 atau 4-3-3, sesuai dengan kondisi di lapangan nanti. ‘’Kami tidak boleh kalah. Minimal bisa mencuri satu poin dari tuan rumah di laga tandang perdana ini,’’ kata Suimin. Persikabo menjanjikan pertandingan menarik. Materi pemain yang merata dan kondisi semua pemain yang siap diturunkan bisa menjadi garansi, bahwa tim dari Kota Hujan tersebut akan tampil kompak dan ngotot. Satu-satunya yang dikhawatirkan kubu Persikabo adalah cuaca panas. Menurut Suimin cuaca Pekanbaru dan Bogor sangat berbeda jauh. Karena itu ia agak ragu, kalau pemainnya cepat kehabisan ‘’bensin.’’ Berbeda dengan Persikabo, PSPS justru masih dilanda masalah, terutama terbatasnya pemain bertahan. Tiga bek, Hendrik, Dedi Gusmawan, dan Irwanto belum bisa dipastikan tampil petang nanti. Sampai kemarin, ITC (International Transfer Certivicate) pemain asing asal Kamerun tersebut belum mendapatkan pengesahan dari Badan Liga Indonesia (BLI), karena belum menyerahkan ITC dari klub lamanya di Kamerun. Hanya saja, PSPS masih menunggu hingga siang ini, kalau izin dari BLI sudah keluar, ada kemungkinan Hendrik akan turun. Sementara Dedi dan Irwanto masih berkutak dengan cedera.(fed/aga) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




