| Pengembangan Pangan Jadi Prioritas |
| Kamis, 14 Agustus 2008 | |
|
Laporan AHMAD DAMRI, Rengat
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
BUPATI Bupati Inhu Drs H Mujtahid Thalib menegaskan, ketahanan pangan seperti pengembangan padi sawah harus menjadi priroritas. Dengan demikian akan dapat memperkuat ketahahan pangan di daerah. Oleh sebab itu ke depan upaya kearah itu harus terus diperkuat. Penegasan itu disampaikan Bupati Inhu usai membuka acara pemetaan lahan padi sawah di Aula Bappeda Inhu, Kamis (14/8). Oleh sebab itu kata bupati, lahan pertanian seperti sawah diupayakan agar tidak dialih fungsikan secara besar-besaran untuk usaha perkebunan. Karena akan datang saatnya nanti kebutuhan pangan akan sangat dibutuhkan. Hasil sosialisasi kegiatan yang dilaksanakan itu akan disampaikan kepada masyarakat dalam mengurangi alih fungsi lahan. Sehingga petani di desa-desa dan daerah potensi bisa memahaminya secara bertahab. Ketahanan pangan memiliki arti yang sangat penting untuk ketahanan semua sisi ekonomi masyarakat. Bahkan saat reformasi lalu sebutnya, masyarakat petani tidak banyak terkena dampak dari krisis ekonomi yang terjadi. Karena mmasyarakat yang beusaha dibidang pertanian tidak terlalu terpengaruh dengan gejolak harga kebutuhan. Sehingga arus reformasi yang bergurlir saat itu menjadi berkah tersendiri bagi sebagian orang termasuk petani. Ke depan sebut Mujtahid, Pertanian Tanganam Pangan akan termasuk salah satu Satker yang akan mempunyai tugas berat dalam mewujudkankan ketahahanan pangan. Untuk itu pula saat ini dalam pembahasan Ranperda SOTK, Pemkab Inhu menjadikan satu Satker yang khusus menangani masalah ketahanan pangan. Dari segi anggaran sektor ini juga diharapkan akan bisa lebih diprioritaskan. Pemkab berharap dengan kesunggguhan yang dilakukan semua pihak keinginan itu akan tercapai. Hal ini juga tentunya harus mendapat dukungan dari semua pihak, termasuk legislatif dalam mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan Kabupaten Inhu. Dari segi pendanaan juga akan mengajukan bantuan dana ke Pemrov Riau dan APBN. Kepala Dinas (Kadis) Pertanaian Tananaman Pangan Hortikultura Perikanan dan Peternakan (TPHPP) Inhu IR H Mansur MM kepada sejulah wartawan mengatakan, program pengembangan padi sawah telah dimulai. Termasuk di antaranya melakukan pencetakan lahan pertanian. ‘’Untuk mencetak lahan sawah membutuhkan biaya yang cukup besar, tapi kita optimalkan lahan yang sudah digaraf masyarakat. Baru kemudian, akan melakukan cetak lahan secara bertahap,’’ ujarnya.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




