| Diresmikan, Angkutan Kota Perintis |
| Kamis, 14 Agustus 2008 | |
|
TELUK KUANTAN (RP) - Belum tersedianya angkutan transportasi yang mengarah ke rute terminal Teluk Kuantan ke komplek perkantoran bupati dan RSUD Teluk Kuantan serta kawasan terminal-Perumnas, Sungai jering dan TK Pembina, membuat Pemkab melaui Dinas Perhubungan mengambil langkah penyediaan sarana angkutan kota perintis. Penggunaan empat unit mobil angkutan kota perintis ini diresmikan Bupati Kuansing H Sukarmis, di terminal Teluk Kuantan, Kamis (14/8).
Sebanyak empat unit angkutan kota perintis yang merupakan mobil eks aset pemerintah daerah dimodifikasi untuk dua rute ini. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kuansing Drs H Chaidir Arifin, dengan perkembangan ekonomi seperti pasar di Teluk Kuantan, jumlah penduduk, perkembangan RSUD Teluk Kuantan yang berjarak sekitar 7 kilometer sehingga diperlukan angkutan reguler yang tarifnya terjangkau bagi masyarakat. Karena itu, perlu Dishub menggagas angkutan kota perintis yang reguler. Semula program ini telah dilemparkan pada pihak swasata, namun belum ada yang berminat. Sementara masyarakat dan kalangan pelajar harus mengguanakan angkutan yang dinilai kurang layak dan membahayakan keselamatan mereka. Alasan itu menjadi alasan Dinas Perhubungan untuk menyediakan angkutan kota perintis dengan menggunakan eks aset pemerintah daerah. Dinas Perhubungan menyediakan empat unit angkutan kota perintis dengan trayek Sungai Jering, Sinambek, kompleks kantor bupati dan RSUD serta trayek Perumnas, TK Pembina pulang-pergi. Untuk pelajar jauh dekat Rp1.000. Bagi dewasa yang jaraknya dekat Rp1.500 dan dewasa sampai tujuan Rp3.000. Dengan adanya angkutan ini diharapkan dapat membantu masyarakat. Bupati mengatakan, dulu di Kuansing RSUD berada di pusat kota , tetapi sekarang seiring dengan pengembangan kota Teluk Kuantan telah berada di kompleks kantor bupati yang memerlukan sarana angkutan yang layak. Saat ini kondisi RSUD Kuansing telah baik. Selama ini, masyarakat menuju ke kompleks pemda dan RSU harus menggunakan ojek dengan biaya Rp15.000. Meski kondisi angkutan yang sekarang angkutan yang ada sekarang dari aset pemerintah daerah, namun empat unit mobil angkutan ini telah direnovasi. Bila ini dilemparkan pada pihak swasata, biayanya tetap akan besar dikenakan pada masyarakat yang menggunakan jasa angkutannya. Karena itu, untuk tahap awal ini Pemkab mengoperasionalkan empat unit mobil eks Pemkab Kuansing. “Sedikit demi sedikit disubsidi pemerintah,” katanya. Peresmian angkutan kota perintis ini ditandai dengan pemecahan kendi oleh Bupati H Sukarmis, Wakil Bupati Drs H Mursini MSi, Sekda Drs H Zulkifli MSi, Dandim Inhu 0302 Letkol Infantri Madsuni yang langsung menguji coba ke empat unit angkuta kota ini keliling kota Teluk Kuantan, kawasan kompleks kantor bupati dan RSUD Teluk Kuantan.(dac) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




