Sabtu, 22 November 2008 || 23 Zulqaidah 1429 Hijriah
Total SportFantastis

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTindak Tegas Biro Travel Telantarkan JCH di Malaysia

Jumat, 21 November 2008

article thumbnail

Sungai Kamparkiri Masih Tercemar
Rabu, 13 Agustus 2008
Bupati Kampar Kembali Surati Gubri
BANGKINANG (RP) - Kondisi air Sungai Kamparkiri yang masih tercemar dan terancam bahaya mercury dan kimia lainnya membuat Pemkab Kampar semakin khawatir. Untuk itu, Bupati Kampar Drs H Burhanuddin Husin MM kembali menyurati Gubernur Riau (Gubri) terkait penyelesaian Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hulu Kamparkiri yang masuk ke dalam wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Kepala Bapedalda Kabupaten Kampar Jalinus SH kepada Riau Pos, kemarin mengatakan bahwa dalam surat Bupati Kampar yang bernomor 660/Bapedalda/2008/388 tersebut  disampaikan kepada Gubernur Riau (Gubri) kondisi terkini di daerah aliran Sungai (DAS) Kamparkiri.


Dijelaskannya, kualitas air Sungai Kamparkir idi wilayah Kabupaten Kampar berdasarkan analisis laboratorium ternyata tingkat kekeruhan dan kadar unsur logam (amoniak, sianida, belerang dan mercury) telah melebihi ambang batas toleransi. Indikasinya secara visual telah ditemui ikan mati yang mengancam kepunahan biota air, akibat kegiatan pertambangan yang masih aktif di wilayah Kuansing.

‘’Hasil penelitian Bapedalda ini disingkronkan dengan hasil penelitisan Bapedalprov terhadap kualitas Sungai Kamparkiri yang pada prinsipnya tidak berbeda, sehingga direkomendasikan air dan ikan dari Sungai tersebut sebaiknya tidak dikonsumsi karena membahayakan kesehatan manusia,’’ujarnya.

Dalam rangka pemulihan kualitas air Sungai Kamparkiri Hulu dan Hilir, dan untuk mencegah terjadinya gejolak sosial di tengah masyarakat maka Bupati mengharapkan kepada Gubernur Riau untuk segera memfasilitasi kegiatan penertiban PETI dan atau kegiatan pertambangan lainnya yang menimbulkan pencemaran pada DAS Kamparkiri. ‘’Kita berharap masalah ini tuntas sebelum Ramadhan, mengingat sungai tersebut intensitas pemanfaatannya oleh masyarakat semakin tinggi,’’ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Kamparkiri (FKMKK) Tengku M Syukur Thaydis kepada Riau Pos kemarin menyebutkan bahwa musim panas seperti saat ini, air Sungai Kamparkiri semakin dangkal, dan tingkat kekeruhannya semakin tinggi. ‘’Bagi anak pramuka yang sedang melakukan kegiatan di pinggir Sungai Kamparkiri sekarang ini, akan sangat rawan bila mereka menggunakan air itu untuk mandi dan memasak, ‘’tambahnya.(why)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailBank Danamon Buka Cabang Baru

Jumat, 21 November 2008

Kucuran Kredit Capai Rp9 Triliun Laporan KARTINI FATTACH, Pekanbaru kartini-fattach@riaupos.co.id MEMPERMUDAH pelayanan ke para nasabah sekaligus memperlebar sayap bisnis di Riau, Bank...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailJalan Sudirman Ditutup Satu Jalur

Jumat, 21 November 2008

Mulai 07.00 s/d 13.00 WIB Laporan MUSLIM NURDIN dan RPG, Kota redaksi@riaupos.co.id UNTUK melancarkan pelaksanaan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih H Rusli Zainal SE dan...

Simak Juga