| Habiskan Dana Capai Rp60 Miliar |
| Rabu, 13 Agustus 2008 | |
|
2009, Pemugaran Benteng Tujuh Lapis Tuntas Secara fisik
PASIRPENGARIAN (RP) - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memiliki komitmen untuk menyelesaikan pembangunan pemugaran objek wisata Benteng Tujuh Lapis secara tingkat nasional di Kelurahan Dalu-dalu Kecamatan Tambusai hingga tuntas.Ditargetkan, secara bertahap, tahun 2009 pemugaran objek wisata tersebut tuntas secara fisik. Pernyataan tersebut diungkapkan Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad Msi kepada Riau Pos, Selasa (12/8), usai meresmikan Puskesmas Tambusai.Menurutnya, pada tahun 2007, Pemerintah Kabupaten Rohul telah melakukan seminar dan sayembara dengan tokoh sejarahwan terhadap pemugaran pembanbgunan objek wisata Benteng Tujuh Lapis secara tingkat nasional. ’’Tahun 2008 ini, tahapannya Pemkab Rohul menyusun perencanaan secara fisik, melibatkan konsultan ahli situs sejarah pembangunan Purba kala.Diperkirakan pemugaran benteng tujuh lapis ini menghabiskan dana sebanyak Rp60 miliar.Anggran tersebut sharing budget antara APBD Rohul, APBD Provinsi dan APBN yang sudah kita usulkan,’’ ujarnya. Bupati mengatakan, jika salah satu calon kandidat Pilgubri Riau 2008 yang mengatakan akan tidak adanya kelanjutan pembangun objek wisata benteng tujuh lapis dan menjadikan sebagai janji politik, berarti kandidat Pilkada Riau itu terlambat mengikuti perkembangan tentang kelanjutan pembangunan benteng tujuh lapis yang kini sedang diupayakan secara bertahap oleh pemerintah daerah ‘’Terlepas siapa calon yang akan menjadi Gubernur Riau periode 2008-2013, pembangunan benteng tujuh lepasi tetap dibangun oleh pemerintah Kabupaten Rohul.Jadi benteng tujuh lapis itu tidak ada hubungannya dengan pelaksanaan Pilgubri.Itu sudah menjadi program Pemkab Rohul.Yang telah menempuh tahap pertama, seminar dan sayambara.Dan perencanaan sudah selesai, 2009 tahap pembangunan secara fisik.’’ Papar Achmad saat memberikan sambutan pada acara peresmian Puskesmas Tambusai. Bupati mengucapkan terimakasih, dukungan yang diberikan kepada Pemerintah daerah dari tokoh masyarakat dan ninik mamak, tokoh agama dan masyrakat di Kecamatan Tambusai dalam kelanjutan pembangun objek wisata benteng tujuh lapis.Karena kedepannya, bisa mengundang warga luar yang akan berkunjung ke objek wisata benteng tujuh lapis. Dikatakannya, Benteng Tujuh Lapis ini merupakan aset Nasional yang menjadi saksi sejarah kepahlawanan dan pejuang pada masa perebutan kemerdekaan Indonesia yaitu Tuanku Tambusai.Dimana keberadaan benteng bagi masyarakat Rohul umumnya dan masyarakat Tambusai khususnya sangat berarti. Karena benteng tersebut seolah menjadi saksi kepahlawanan salah-seorang putra Tambusai yang digelari Paderi Harimau Rokan.Bukti kepahlawanannya itu, Tuanku Tambusai kini menjadi satu-satunya pahlawan nasional yang berasal dari Kabupaten Rokan Hulu. “Benteng Tujuh Lapis sebenarnya bukan hanya aset Nasional. Tapi benteng itu merupakan aset dunia internasional yang menceritakan patriotisme seorang anak bangsa dari Dalu-dalu.Jadi untuk mengenang jasa-jasanya sangat pantas jika tempatnya berjuang dipugar dan dibenahi dengan serius oleh pemerintah daerah,’’ paparnya. Kepada masyrakat Tambusai, bupati mengharapkan menjelang pelaksanaan Pilgubri, untuk tetap menjaga situasi dan kondusi yang kondusip.Jangan berpengaruh dengan janji-janji politik dan program yang tidak jelas dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawaban. Sementara itu, dengan adanya komitmen pemerintah Kabupaten Rohul dan Provinsi Riau untuk membangun secara tingkat tnasional objek wisata Benteng tujuh Lapis di Dalu-dalu ini, ternyata mendapat dukungan dari tokoh masyarakat dan ninik mamak di kecamatan tambusai.Karena objek wisata benteng tujuh lapis ini merupakan sebagai tonggak sejarah benteng pertahanan dari Tuanku tambusai dalam melawan penjajah ‘’Kami sangat mendukung rencana pemerintah ini, melakukan pemugaran pembangunan objek wisata benteng tujuh lapis ini.Tentunya benteng ini dapat dijadikan sebagai tonggak sejarah pahlawan nasional Tuanku Tambusai dalam merebut kemerdekaan disamping mensyiarkan agama islam pada masa lalu serta dijadikan objek wisata nantinya,’’ ungkap salah seorang tokoh Masyarakat Tambusai menyebutkan dalam acara peresmian Puskemas Tambusai. (epp) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




