| Pasar Jasa Konstruksi di Riau Capai Rp170 Triliun |
| Rabu, 13 Agustus 2008 | |
|
PEKANBARU (RP) - Pasar jasa konstruksi di Provinsi Riau tahun 2008 ini terbilang sangat besar. Jika ditotal secara angka, terdapat Rp170 triliun dana yang digunakan untuk bidang konstruksi. Dari angka itu, sebesar Rp76,5 triliun berasal dari dana anggaran pemerintah dan selebihnya Rp93,5 trilun dari dana swasta, investor hingga BUMN/BUMD.
Karena angkanya cukup besar, maka Riau sangat memerlukan tenaga sumber daya manusia jasa konstruksi yang andal sehingga tidak tergeser oleh SDM jasa konstruksi dari luar, termasuk pihak asing. ‘’Terkait dengan itu pemerintah daerah mendorong dilakukannya upaya-upaya untuk menciptakan SDM yang menguasai bukan saja ilmu konstruksi, tetapi juga segala peraturan yang terkait di dalamnya,’’ kata Gubernur Riau Wan Abubakar pada sambutannya yang dibacakan Kepala Biro Ekbang Setdaprov Riau Iqaruddin saat membuka kegiatan sosialisasi dan diseminasi peraturan perundang-undangan jasa konstruksi di Hotel Grand Zuri, Pekanbaru Rabu (13/8). Disebutkannya, pemerintah mencatat masih banyak peluang-peluang jasa konstruksi yang belum tergarap, sehingga perlu dilakukan upaya agar pelaku jasa konstruksi dapat memanfaatkan peluang-peluang tersebut. Menurut Ketua Panitia Pelaksana Ir Muhamad Amin ME, kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan Tim Pembina Jasa Konstruksi Provinsi Riau itu dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan pengetahuan tentang penyelenggaraan jasa konstruksi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Peraturan itu meliputi UU Nomor 18/1999 tentang Jasa Konstruksi, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28/2000 tentang Usaha dan Peran Serta Masyarakat Konstruksi, PP 29/2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, PP 30/2000 tentang Penyelenggaraan Pembina Jasa Konstruksi dan Keppres 80/2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah. ‘’Peserta terdiri dari utusan dinas/instansi, pembina jasa konstruksi kabupaten/kota dan asosiasi profesi serta asosiasi jasa konstruksi se-Riau dengan jumlah total 60 orang. Untuk kegiatan ini kita juga mengundang Kepala Bidang Kelembagaan dan Regulasi Usaha Konstruksi BPKSDM Departemen PU, Bapak Ir Edy Rahenyantono MM sebagai salah satu pembicara,’’ katanya.(fas) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




