| Pemkab Lirik Korea Selatan |
| Selasa, 12 Agustus 2008 | |
|
Bangun Pabrik Pengolah Jagung
Laporan IDRIS ALI, Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya PEMERINTAH Kabupaten Pelalawan melirik Korea Selatan (Korsel) untuk membangun pabrik pengolah jagung. Penunjukan Korsel tersebut karena dianggap mampu. ‘’Jadi studi banding kami ke Gorontalo tersebut tak sia-sia dengan melihat dari dekat pengolahan jagung itu. Mimpi itu akhirnya mungkin jadi kesampaian,’’ kata Kades Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikutura Pelalawan H Taufik SP saat menandatangi MoU dengan Presiden Direktur PT E-S Indonesia Hyundai, Kim Nan Sun, Selasa (12/8) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru. Setelah melakukan penandatanganan investor dengan Korsel itu, maka pihaknya meminta Pemkab Pelalawan mengajukan berupa sebuah proposal untuk dipelajari mereka. Kadistan H Taufik usai menandatangai MoU itu mengatakan, luas panen jagung di Pelalawan pada 2007 meningkat sangat signifikan dibanding tahun tahun sebelumnya yakni dari 4.723 hektare pada 2006, menjadi 6.667 haktare pada 2007 atau meningkat 41 persen. Lebih jauh Taufik menjelaskan, ada pun produktivitas jagung di Pelalawan relatif masih rendah bila dibandingkan dengan rata-rata Provinsi Riau yang sudah mencapai 2,2 ton per hektare. Produktivitas jagung di Pelalawan yakni pada kisaran 1,2 ton hingga 2,00 ton per hektare. Ditambahkannya, hal ini menjadi tantangan ke depan untuk dapat meningkatkan produktivitasnya agar seiring dengan luas panen yang paling besar dari semua kabupaten di Provinsi Riau ini. ‘’Produksi 2007 juga meningkat yakni hingga 44 persen. Capaiannya adalah dari 6.730 ton pada 2006 meningkat menjadi 9.700 ton pada 2007, sementara produksi jagung terdapat pada Kecamatan Teluk Meranti, yakni dengan sumbangan prduksi jagung hingga hampir 80 persen dari total produksi Kabupaten Pelalawan,’’jelas Taufik. Pada pertemuan itu juga disamping memandatangai MoU untuk membanguan pabrik pengolahan jagung, dalam waktu dekat ini akan ada kerja sama dengan investor luar negeri juga, membanguan industri hilir dari CPO dan pembanguan pabrik pengolahan karet.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




