| Walau Diterpa Angin Acara Harganas Tetap Jalan |
| Selasa, 12 Agustus 2008 | |
|
DUMAI (RP) - Dalam kegalauan angin ribut pada pelaksanan Harganas XV dan bulan bakti gotong royong yang ditaja di lapangan eks Kantor Wali Kota lama, namun acara demi acara dapat tetap dilaksanakan antara lain penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba Harganas tingkat Kota Dumai kemudian penyematan pin Manggala Karya Kencana kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Dumai Hj Haslinar Zulkifli, pelepasan balon-balon pertanda peringatan Harganas dan dimulainya pencanangan bulan bakti gotong royong V serta pemukulan ‘ketuntung’ yang dilakukan camat se Kota Dumai.
Semua rentetan acara berjalan secepat kilat seiring dengan kekacauan serta kehebohan jeritan undangan yang merasakan ketakutan mencekam dengan pusaran angin seolah langit akan runtuh. Apalagi sesaat angin bergerak keras, undangan pun berhamburan keluar tenda untuk menyelamatkan diri masing-masing seraya mengucapkan asma Allah agar dilindungi dari bencana alam dadakan itu. Lantas tenda hadirin yang semegah didirikan tersebut tumbang dan terhempas rata dengan lantai halaman kantor walikota lama, namun untungnya undangan sudah tidak ada seorang pun lagi berada di bawah tenda besar itu. Namun, Ketua Tim Penggerak PKK Hj Haslinar Zulkifli dan rombongan ibu-ibu lainnya masih menyempatkan diri mengunjungi stand bazar yang diikuti PKK kecamatan se Kota Dumai. Dalam keresahan serta kegundahan hati di tengah angin yang masih menyerbu kencang tapi kegiatan seyogyanya harus berjalan tetap dilakukan walau tak optimal seperti diharapkan. Petugas Sat Pol PP awalnya sempat berusaha menahan tenda justru lebih kuat angin yang menyerang ketimbang daya tahan petugas yang memegang tiang tenda, akhirnya rubuh juga. Walau sebagian undangan menyesalkan acara demikian semestinya diadakan di dalam gedung namun musibah tak dapat ditebak, cuaca semula cerah tapi berakhir dengan petaka. ‘’Coba di gedung mungkin tak gini jadinya, tapi untung tak ada korban,’’ ketus seorang warga kecewa. Momentum Harganas yang diperkirakan bakal khidmat dan lancar seperti perencanaan, sayangnya tidak memberi makna mendalam terkait rangkaian acara yang diselenggarakan. Justru, warga makin merasa harus lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan kejadian mengerikan bak bencana sunami itu jangan sampai terjadi di Dumai. ‘’Mungkin ini cobaan atau peringatan, ya kita banyak dosa kali,’’ kata seorang undangan.(des/rpg) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




