| 100 Hektare Lahan Terbakar |
| Kamis, 07 Agustus 2008 | |
|
Laporan Evi Suryati, Bengkalis
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
KEBAKARAN lahan dan hutan yang terjadi kecamatan Bukitbatu tepatnya di Dusun Baru Desa Tanjung Leban makin meluas diperkirakan mencapai 100 hektare dengan seratusan titik api. Api sulit dipadamkan karena jauhnya lokasi tempat kebakaran terjadi. Dari informasi yang dirangkum sejumlah tim regu pemadam kebakaran dari Polres Bengkalis, Bapedalda, Polsek Bukitbatu dan Satpol PP Bukitbatu telah diterjunkan ke lokasi sejak Rabu (6/8) petang lalu. Informasi yang diperoleh dari Kapolres Bengkalis melalui Kapolsek Bukitbatu AKP Bujang Suryadi bahwa kebakaran terjadi di Dusun Baru Desa Tanjung Leban bukan di kawasan Bukit Seludang. Menurutnya luas areal yang terbakar belum dapat dipastikan, termasuk asal api masih dalam penyelidikan. Namun lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 100 hektare melihat jumlah titik api yang cukup banyak. ‘’Sementara ini tindakan yang sudah diambil adalah mendatangi tempat kejadian, mengambil dokumentasi serta menghimbau masyarakat untuk turun ke lokasi memadamkan api. Pada Rabu (6/8) sore tim Dalkahutla Pemkab sekitar 15 orang, ditambah personil Polres dan Polsek Bukit batu 35 orang, serta 5 orang dari Satpol PP kecamatan sudah turun ke lokasi,’’ terang Kapolsek. Sementara itu Kepala Bapedalda Bengkalis H Nursiddin Z yang ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa kabut asap sejak Rabu (6/8) sampai dengan kemarin semakin meluas yang diakibatkan kebakaran lahan di Bukitbatu. Untuk antisipasi ujarnya Bupati Bengkalis telah mengirim radiogram bernomor 660/Bapedalda-TL/897/2008 kepada seluruh camat. ‘’Dalam imbauan itu disampaikan sehubungan dengan kondisi cuaca pada bulan Agustus ini yang cenderung memasuki musim kemarau dengan temperatur udara antara 30 sampai 35 derajat celcius. Untuk itu bupati menghimbau kepada seluruh camat mensiagakan posko karhutla mulai dari tingkat desa sampai kecamatan, dengan melibatkan unsur regdam serta masyarakat peduli api dengan meningkatkan patroli serta pengawasan,’’ ujar Nursiddin. Ditambahkannya pengawasan dilakukan terhadap masyarakat maupun dunia usaha yang melakukan pembukaan lahan perkebunan agar dilakukan tindakan tegas bagi terbukti melakukan pembakaran. Kemudian ungkapnya bupati juga meminta agar dilakukan penyuluhan lapangan secara intensif dan mensiagakan sumber daya yang ada dengan ketanggap segeraan penanggulangan karhutla.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




