| Ziarah, Persires Berharap Dapat Tuah |
| Rabu, 06 Agustus 2008 | |
|
PEKANBARU (RP) - Sama seperti tahun lalu, sebelum berjuang untuk merebut satu tiket grand final divisi II Ligina 2007 tim Persires Rengat ramai-ramai melakukan ziarah ke makam Raja Narasinga. Nah, untuk tahun ini di kompetisi Divisi I, hal serupa kembali dilakukan manajemen tim.
Hari ini sehabis salat Zuhur manajemen dan segenap pemain tim berjuluk Askar Narasinga itu melakukan ziarah ke makam Raja Narasinga yang berada di Komplek Pemakaman Raja-raja Indragiri, di Kota Lama. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhjkan semangat juang tim berlaga di babak delapan besar Divisi I. Hal seperti ini pernah pula dilakukan sang Raja sebelum berjuang. “Karena Askar Narasinga diambil dari nama Raja Narasinga, maka seluruh pemain harus tahu dengan semangat juangnya. Dan kita berharap semangat itu dapat tertular kepada tim dalam merebut satu tiket menuju Senayan,” ujar Manajer Persires Zulfahmi Adrian kepada Riau Pos melalui telepon selulernya tadi malam. Ya, kalau tidak aral melintang, tim sepakbola yang menjadi ikon Pemkab Inhu ini akan mengerahkan seluruh kemampuan untuk menjadi yang terbaik dalam lanjutan babak ketiga (delapan besar) Divisi I Liga Indonesia 2008, Ahad (10/8) di Stadion Abu Bakrin, Magelang. Dan pada Kamis, (7/8) pasukan yang diarsiteki Syamsul Bachri ini bertolak menuju Magelang. Berada satu grup dengan PPSM Magelang sebagai tuan rumah, Pro Duta Bandung, dan PS Muba Banyuasin, Persires siap merebut satu tiket grand final dan siap mengulang sejarah baru persepakbolaan Riau secara umum. Mengenai siapa lawan yang akan dihadapi belum diketahui, karena undian baru dilakukan sehari sebelum kick-off. “Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk merebut satu tiket grand final yang akan dilangsungkan di stadion bersejarah, Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta,” kata Zulfahmi. Bagaimana peluang Askar Narasinga di grup ini? Zoel —sapaan akrab sang manajer— mengatakan masih fifty-fifty, semua tim memiliki peluang yang sama. Namun bagi Askar Narasinga tidak ada masalah, PPSM Magelang dan PS Muba Banyuasin adalah tim yang pernah dikalahkan, hanya Pro Duta Bandung yang belum diketahui kekuatannya. Meski Begitu, ada salah satu mantan pemain seleksi Persires yang bermain di Pro Duta, Eka Santika, ini yang harus diwaspadai. Meski berat, namun Askar Narasinga bertekad ingin mengulang sejarah baru bagi persepakbolaan Inhu dan Riau. Untuk dapat mewujudkan impian itu menjadi kenyataan dengan menjadi the champions di liga kasta ketiga ini. “Kami juga berharap bisa mengulang sejarah lagi,”lanjut-nya.(mal) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




