| Isu Jual Beli Jabatan Terpa UMNO |
| Selasa, 29 Juli 2008 | |
|
Laporan JPNN, Kuala Lumpur
ISU adanya praktik money politics di tubuh United Malays National Organisation (UMNO), ditanggapi serius oleh jajaran pengurus partai tersebut. Mereka pun menggandeng Badan Anti Korupsi (ACA) untuk menyelidiki kemungkinan adanya pembelian suara demi mendapatkan jabatan bergengsi di kursi pemerintahan. Sekjen UMNO Tengku Adnan Tengku Mansor membenarkan bahwa komplain yang masuk itu akan segera diteruskan ke ACA. ”Disciplinary Board Partai tidak bisa mengecek semua komplain yang masuk. Bila tahu ada bukti, kami akan memberikannya kepada ACA,” ujarnya seperti dikutip New Sunday Times. ”Kami memang menerima komplain adanya pemberian sejumlah uang dalam rapat partai. Tapi, kami tidak mempunyai bukti.” Menurut Tengku Adnan, seluruh anggota partai tidak ada yang takut diperiksa. Sebab, katanya, ”Kami serius ingin memberantas money politics.””Inilah yang akan kami lakukan karena mereka tidak mempunyai piranti dan mekanisme untuk mengecek dari mana orang-orang itu mendapat uang,” kata Tengku Adnan. ”Katakan saja bila seseorang dapat sponsor dan dia memberikan sejumlah uang. Lalu, saat dia kemudian menang, dia hanya akan menjadi boneka saja.” Dia pun mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan wujud nyata bahwa pemerintah benar-benar serius dalam memerangi money politics. Selain menggandeng ACA, Tengku Adnan pun menuturkan bahwa komite khusus dibentuk untuk mengawasi jalannya rapat. Bila ditemukan adanya pelanggaran akan dicatat ACA. Dan Disciplinary Board baru akan bertindak setelah menerima laporan dari ACA. Saat ini, partai yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Abdullah Ahmad Badawi tersebut sedang sibuk mengadakan rapat cabang untuk menentukan kandidat yang akan dikirim ke pemilu partai pada Desember. Pemilihan yang diadakan 16–20 Desember tersebut diadakan untuk memilih pengurus partai. Dan dikhawatirkan, ada anggota partai yang sengaja memberikan sejumlah uang kepada pendukung sebagai ganti memilih mereka. Tetapi, UMNO sangat menentang praktik tersebut. Memang, saat ini posisi yang ramai diperebutkan adalah jabatan wakil ketua. Sebab, untuk jabatan ketua partai sudah diplot untuk Badawi. Padahal, sebagaimana pernah diberitakan, banyak desakan agar Badawi mundur. Namun, Badawi mengatakan akan mengundurkan dari pada 2010. Sementara itu, Tengku Adnan pun menanggapi ancaman advisor Partai Keadilan Rakyat Anwar Ibrahim, yang mengatakan bahwa aliansi Pakatan Rakyat dipastikan bisa membentuk pemerintah federal pada 16 September.(afp/bud) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




