Kamis, 04 Desember 2008 || 5 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

Bom Bunuh Diri Tewaskan 54 Warga Baghdad
Selasa, 29 Juli 2008
Peziarah Syiah menjadi sasaran
BAGHDAD (RP)- Setidaknya 54 orang terbunuh dan 240 orang menderita luka-luka dalam serangan oleh para pembom bunuh diri di Baghdad dan Kirkuk, Irak utara.

Tiga serangan di Baghdad, yang dilakukan oleh perempuan, yang menewaskan sedikitnya 28 orang dan melukai sekitar 90 orang, dilakukan terhadap penduduk Muslim Syiah yang pergi ke tempat suci Kadhimiya di utara Baghdad untuk melakukan ziarah tahunan.

Para pembom beraksi di saat iring-iringan peziarah melintasi distrik Karrada. Sementara itu, serangan bunuh diri di kota Kirkuk di Irak utara menewaskan setidaknya 25 orang, kata para pejabat.

Sedikitnya 150 orang menderita luka-luka akibat ledakan tersebut, yang terjadi ketika ribuan pengunjuk rasa Kurdi berkumpul untuk memprotes undang-undang kontroversial tentang pemilihan provinsi yang saat ini dibahas di parlemen Irak.

Kekerasan sektarian

Baghdad dijaga ketat karena aktifitas tahunan para peziarah Syiah. Wanita dan anak-anak ikut menjadi korban jiwa, kata para pejabat keamanan dan rumah sakit di Irak kepada kantor berita AFP.

Wartawan BBC di Baghdad mengatakan acara keagamaan besar bagi warga Syiah sering menjadi sasaran serangan bom, yang dikatakan dilakukan oleh kelompok-kelompok Sunni ekstrim.

Belakangan ini serangan semacam ini banyak berkurang setelah pasukan Amerika Serikat dan pemerintah Irak melawan kelompok-kelompok perlawanan Sunni dan Syiah. BBC mengatakan upaya menghentikan pembom bunuh diri yang membaur dengan warga yang berjalan kaku, khususnya wanita yang mengenakan pakaian longgar, sulit dilakukan.

Ziarah, yang memperingati kematian imam Musa al-Kadhim yang hidup pada abad kedelapan Masehi, akan mencapai puncaknya pada hari Selasa dan lebih dari satu juta orang diperkirakan akan ikut serta dalam perayaan tersebut.

Juru bicara militer Irak di Baghdad, Brigadir Jenderal Qassim al-Moussawi, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa 100.000 aparat keamanan Irak dikerahkan bersama dengan pasukan Amerika Serikat - termasuk perlindungan lewat udara - untuk melindungi upacara di Kadhimiya. Aparat keamanan menugaskan sekitar 200 wanita untuk memeriksa para wanita peziarah, kata AP.

Meski penjagaan ditingkatkan, beberapa pria bersenjata juga menembak mati tujuh peziarah di bagian selatan pinggiran Baghdad pada hari Ahad. Beberapa peziarah mengatakan mereka bertekat untuk tetap mengikuti perayaan. “Hari ini kami akan mengunjungi makam suci Imam Kadhim. Kami tidak peduli dengan pemboman dan kematian. Kami percaya kepada Allah,” kata Jassim Jihad.

Pada tahun 2005 lebih dari 900 orang tewas terinjak-injak dalam perjalanan ke makam itu. Kepanikan terjadi akibat kabar tentang pembom bunuh diri di tengah-tengah mereka.(bud)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailLG Perkenalkan Lemari Pendingin Flower Pattern

Senin, 24 November 2008

Perkuat Pasar di Penghujung 2008 Laporan NUKE FATMASARI, Pekanbaru nukesar@riaupos.co.id Tren pasar yang terus bergulir dari waktu ke waktu membuat pemain konsumen elektronik harus tetap...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailLagi, Banjir Ancam Dua Kelurahan

Senin, 24 November 2008

Laporan LISMAR SUMIRAT dan MASHURI KURNIAWAN, Kota redaksi@riaupos.co.id HUJAN deras beberapa hari terakhir menyebabkan permukaan air Sungai Siak naik dan menggenangi perumahan warga yang...

Simak Juga