| Rabobank Jadi Bank Asing Terbesar |
| Selasa, 29 Juli 2008 | |
|
JAKARTA (RP) - Bank asing yang berbasis di Belanda, PT Bank Rabobank International Indonesia, bermerger dengan PT Hagabank dan PT Bank Hagakita (HKK). Itu dilakukan untuk mengikuti aturan kepemilikan tunggal (single presence policy) di industri perbankan nasional sesuai Arsitektur Perbankan Indonesia.
Rabobank sebelumnya sudah mengakuisisi HKK pada awal 2007. Rabobank dipilih sebagai nama hasil merger tiga bank tersebut. “Industri perbankan di Indonesia sangat kompetitif. Tidak hanya butuh nama besar di tingkat global, tapi juga pengalaman dan pengetahuan lokal tentang kondisi Indonesia. Karena itulah kami merger,” ujar Presdir Rabobank Tony Costa seusai pengesahan hasil merger di Jakarta kemarin (28/7). Setelah aksi korporasi tersebut selesai, Rabobank bakal fokus ke pasar UMKM. ”Ini dalam rangka menjangkau nasabah dan pangsa pasar yang lebih luas di Indonesia,” jelasnya. Selama ini, Rabobank fokus pada penyaluran pinjaman di sektor pangan, agribisnis, telekomunikasi, media, dan teknologi informasi. Total kredit yang disalurkan Rabobank per Mei 2008 mencapai Rp3,5 triliun. Tony mengemukakan, sektor pangan dan agribisnis yang selama ini menjadi andalan Rabobank dalam penyaluran kredit semakin prospektif seiring melonjaknya harga komoditas pangan. Karena itu, perseroan akan lebih masif masuk ke segmen tersebut, termasuk UMKM di bidang tersebut. Wakil Presdir Rabobank Danny Hartono mengatakan, per Mei 2008, total aset Rabobank mencapai Rp4,13 T.(eri/jpnn) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




