Kamis, 04 Desember 2008 || 5 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

Teguran Terakhir untuk Extravaganza
Selasa, 08 Juli 2008
JAKARTA (RP)-Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengancam akan menghentikan program Extravaganza yang ditayangkan Trans TV. Program yang di antaranya dibintangi Aming, Tora Sudiro, Indra Birowo, Luna Maya, dan Tike itu pernah mendapatkan teguran pada pengumuman program bermasalah periode pertama (1-13 Mei 2008).

‘’Hasil evaluasi hingga kemarin, Extravaganza masih termasuk dalam daftar program bermasalah. Ini merupakan teguran terakhir bagi Extravaganza. Apabila Trans TV tidak segera memperbaiki tayangan tersebut, maka KPI akan meminta tayangan dihentikan,’’ ujar Koordinator Pemantauan Langsung KPI Pusat, Drs Yazirwan Uyun di kantornya kemarin (7/07).

Selain Extravaganza, pemantauan langsung periode kedua ini juga mendapati ada tiga program bermasalah lainnya. Yaitu, Ngelenong Nyok (Trans TV), One Piece (Global TV), dan Suami-suami Takut Istri (Trans TV).

Menurut Yazirwan, program Extravaganza dikategorikan mengandung muatan yang vulgar, menyiratkan seks,  melecehkan perempuan, serta tidak memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan. ‘’Acara ini tidak pantas ditampilkan pada jam tayang petang, saat anak-anak dan remaja masih banyak menonton TV,’’ ujarnya.  

Program Ngelenong Nyok dinilai banyak mengandung muatan yang vulgar atau mesum, serta adegan yang melecehkan orang lain. ‘’Terutama kelompok waria dan kelompok dengan ukuran atau bentuk fisik di luar normal, tidak memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan,’’ katanya. KPI menilai acara itu tidak pantas ditampilkan pada jam tayang pagi hari, saat anak-anak dan remaja masih banyak menonton TV.

Lalu, untuk program Suami-Suami Takut Istri, persoalan terletak pada banyak tema dewasa seputar kehidupan suami-istri yang tidak pantas ditampilkan pada jam tayang petang yang masih banyak ditonton anak-anak. Tayangan ini juga banyak mengandung muatan yang menyiratkan seks.

‘’Program ini banyak menampilkan tokoh pemain anak-anak, sehingga anak-anak dilibatkan dalam setting yang tidak pantas,’’ kata Yazirwan.(rdl/jpnn)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailLG Perkenalkan Lemari Pendingin Flower Pattern

Senin, 24 November 2008

Perkuat Pasar di Penghujung 2008 Laporan NUKE FATMASARI, Pekanbaru nukesar@riaupos.co.id Tren pasar yang terus bergulir dari waktu ke waktu membuat pemain konsumen elektronik harus tetap...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailLagi, Banjir Ancam Dua Kelurahan

Senin, 24 November 2008

Laporan LISMAR SUMIRAT dan MASHURI KURNIAWAN, Kota redaksi@riaupos.co.id HUJAN deras beberapa hari terakhir menyebabkan permukaan air Sungai Siak naik dan menggenangi perumahan warga yang...

Simak Juga