| Travel Tabrak Pohon, Satu Tewas, Delapan Luka-luka |
| Selasa, 08 Juli 2008 | |
|
RIMBOPANJANG (RP) - Kecelakaan maut kembali terjadi, Senin (7/7) sekitar pukul 01.30 WIB di Rimbopanjang, Kecamatan Tambang. Mobil travel M Duo (Mandra Mandiri) tujuan Padang-Pekanbaru menabrak pohon. Akibatnya satu tewas dan enam lainnya luka-luka. Sementara itu supirnya melarikan diri.
Nurbainis (65) warga Painan, Sumatera Barat, tewas setelah menjalani perawatan intensif di RS Prof Dr Tabrani. Sementara itu anaknya, Taslim (33) menderita luka serius di kepala bagian belakang dan ditubuhnya. ‘’Waktu itu saya tertidur, baru terbangun setelah kepala terbentur. Saat saya lihat, ibu telah terjepit di jok bangku. Untuk mengeluarkannya, saya terpaksa menendang jok itu. Untungnya ada taksi lewat, ibu langsung dibawa ke rumah sakit,’’ sebut Taslim ketika ditemui RPG di RS Prof Dr Tabrani. Dilanjutkannya, di dalam travel juga ada tujuh orang penumpang lainnya yang berasal dari Bukittinggi. Dua di antaranya anak-anak yang duduk di bangku belakang. Kondisi penumpang saat tabrakan, semuanya terluka. Namun yang paling parah adalah Nurbainis dengan luka robek di bagian kepala. Sementara itu supir travel sudah tidak ada lagi di tempat semula. ‘’Saya tidak sadar kapan supirnya lari, karena saat saya terbangun supir sudah tidak ada,’’ katanya. Karena lukanya cukup parah, mereka disarankan ke RS Awal Bros. Sesampainya di sana, pihak rumah sakit Awal Bros juga tidak mampu menangani luka serius yang diderita Nurbainis. Selajutnya korban di bawa ke RS Prof Dr Tabrani dan sempat menjalani perawatan beberapa jam di ruang ICU, namun akhirnya Nurbainis tewas. Disebutkan Taslim, kedatangan mereka ke Pekanbaru bertujuan untuk pengurusan visa. Namun rencana mereka untuk pergi ke Malaysia gagal diperjalanan karena ibu dan anak ini mendapat musibah, travel yang ditumpanginya menabrak pohon sehingga Nurbainis tewas. Kapolres Kampar, AKBP MZ Muttaqien ketika di konfirmasi RPG melalui Kanit Laka, Iptu Alwis menyebutkan pihaknya belum mendapat laporan tentang kecelakaan tersebut. ‘’Saya belum menerima laporannya,’’ kata Alwis singkat.(mx33/*4/rpg) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




