| Hadir untuk Perubahan |
| Selasa, 08 Juli 2008 | |
PEKANBARU (RP) – Kantor baru semangat baru! Itulah yang kini dirasakan dan diusung seluruh pimpinan dan staf Care and Empowerment for Community (Cecom) atau juga sering disebut Yayasan Peduli Pemberdayaan Masyarakat Riau. Mereka bertekad dan berkomitmen untuk membina masyarakat binaannya dalam mengembangkan usaha kecil dan menengah yang kini jumlahnya sudah lebih dari 300 unit usaha.Dalam prosesi menempati kantor baru yang terletak di Jalan Mawar Kelurahan Tangkerang Selatan ini, Senin (7/7), mereka juga merayakan ulang tahun ke-3 yayasan tersebut. Mereka juga meluncurkan buku CFGDP dan sunatan massal terhadap 63 anak serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Pada perayaan sederhana namun khidmat itu, hadir ratusan masyarakat dan mitra binaan mereka selama itu. Selain itu, juga hadir beberapa perusahaan yang bekerja sama dengan mereka selama tiga tahun dalam proses pembinaan masyarakat. Sejak berdiri tiga tahun lalu, Cecom memang telah menunjukkan kepedulian terhadap pertumbuhan dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hingga tahun 2007 lalu, Cecom sudah menguncurkan kredit lunak senilai Rp1,4 miliar untuk UMKM yang tersebar di kabupaten/kota di Riau. Untuk tahun 2008 ini, Cecom menargetkan kuncuran kredit mencapai Rp 2 miliar ‘’Sejak awal pembentukan yayasan ini, kita memang berkomitmen untuk mengembangkan UMKM masyarakat. Selain itu juga banyak kegiatan sosial yang kita lakukan, seperti di bidang pendidikan, kesehatan, dan juga membuka serta membina ratusan rumah baca yang diberi nama Taman Bacaan Kita,” kata Amru Mahalli, Ketua Yayasan Cecom. Lalu, apa yang akan dilakukan Cecom setelah umurnya sampai tiga tahun dan memiliki kantor sendiri? Menurut Amru, saat ini semangat yang mereka usung adalah perubahan. Bukan hanya perubahan di internal Cecom saja, tapi juga pada kebiasaan masyarakat. Salah satunya, kalau selama ini mereka sering mengadakan pendekatan dan pemberian dana dalam bentuk hibah, tapi sekarang sudah tidak. Hampir semua mitra binaan sudah bisa mandiri dalam mendapatkan dan mengelola dana sendiri. Kelompok-kelompok tersebut juga jadi lebih mahir berorganisasi, tidak takut gagal, dan mampu mempunyai inisiatif sendiri. ”Mitra binaan kita jadi lebih mudah dan percaya diri mencari modal dan berhubungan dengan perbankan. Mereka lebih dipercaya oleh internal dan eksternal organisasi,” kata Tengku Kespandiar, Manager Pengembangan UMKM CECOM. Selain itu, kata Amru, Cecom terus dipercaya pemerintah dan instansi swasta bekerja sama dalam pengembangan masyarakat. Bahkan, Cecom baru saja dipercaya melakukan pembinaan dan penyaluran sapi K2I sebanyak 500 ekor. ” Inilah sebagian perubahan yang kami alami. Ke depan, kami akan terus menggaungkan perubahan. Bukan hanya pada kami, tapi juga mitra yang kami bina,” kata Amru.(tom/adv) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


PEKANBARU (RP) – Kantor baru semangat baru! Itulah yang kini dirasakan dan diusung seluruh pimpinan dan staf Care and Empowerment for Community (Cecom) atau juga sering disebut Yayasan Peduli Pemberdayaan Masyarakat Riau. Mereka bertekad dan berkomitmen untuk membina masyarakat binaannya dalam mengembangkan usaha kecil dan menengah yang kini jumlahnya sudah lebih dari 300 unit usaha.

