| Bila Chaidir Gubernur, Sekdanya Riau Pesisir |
| Senin, 07 Juli 2008 | |
|
PEKANBARU (RP) - Tampaknya, kandidat kepala daerah Riau yang bertarung di Pilgubri mulai berani memperlihatkan starateginya untuk meraih simpati masyarakat Riau. Salah satu kandidat gubernur yang berani berkomitmen sebelum dirinya terpilih sebagai pemenang di pentas demokrasi pemilihan kepala daerah langsung ini adalah Chaidir yang juga Ketua DPRD Riau non aktif.
Dengan berasalan untuk mengedepankan representasi daerah, dirinya akan mengikat komitmen alias kontrak politik dengan komunitas masyarakat Riau Pesisir untuk mendukung jabatan sekretaris daerah provinsi (Sekdaprov) dijabat oleh putra Riau pesisir. Bahkan soal figur yang akan didudukkan nanti, Chaidir yang berpasangan dengan Suryadi Khusaini ini akan memintakan nominasinya pada komunitas masyarakat Riau pesisir. ‘’Ini adalah wujud keterwakilan geografis kedaerahan di pemerintahan. Kita tahu potensi yang ada di wilayah Riau pesisir, dengan potensi jumlah penduduknya, teritorial dan ekonomi wajar mendapatkan sharing di jajaran pemerintahan,’’ sebut Chaidir kepada RPG, Ahad (6/7). Dikatakan Chaidir, saat ini pihaknya tengah membahas komitmen ini bersama perwakilan komunitas masyarakat Riau pesisir. ‘’Diharapkan dengan pembahasan itu, akan ada solusinya. Karena yang paling penting untuk memajukan Riau ini adanya rasa kebersamaan. Jika rasa ini ada, Insya Allah kesejahteraan masyarakat bukan sebuah mimpi,’’ ujar politisi senior Partai Golkar ini. Sementara itu salah seorang tokoh asal Riau pesisir Prof Ashaluddin Jalil yang juga Rektor Universitas Riau (Unri) menyambut baik jika ada kemauan politik dari kandidat mengedepankan kebijakan politik yang integral. Maksud integral disini, jelas Ashaluddin adalah kebijakan politik yang menyatukan keberagaman dalam satu kesatuan seperti halnya dalam pemerintahan. ‘’Itu rencana yang bagus, berarti ada kebijakan mengakomodir setiap unsur termasuk unsur kedaerahan. Ini bukan masalah pengkotak-kotakan, tapi lebih pada usaha merangkai keberagaman demi kesatuan,’’ ulasnya. Bagi masyarakat Riau pesisir, lanjut dosen Sosiologi itu rencana figur Sekda dari Riau pesisir adalah sebuah penghargaan. Karena dari tiga kandidat kepala daerah yang ada, memang tak ada satupun yang berasal dari sana. ‘’Dengan itu, usaha mewujudkan pemerintahan yang kuat dan solid akan tercapai karena didukung setiap elemen masyarakat,’’ ujarnya. (old) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|



