Kamis, 04 Desember 2008 || 5 Zulhijah 1429 Hijriah
Total SportMusuh Abadi

Sabtu, 22 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaTak Ada Solusi Atasi Krisis Global dalam APEC

Senin, 24 November 2008

article thumbnail

6.000 Pelanggan Menunggak, PDAM Rugi Rp6 M
Senin, 07 Juli 2008
Kemas: Saatnya untuk Tegas
KOTA (RP) - Baru beberapa hari bekerja sebagai Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Siak Pekanbaru, Kemas Sjamsul Qomar dihadapkan pada masalah tunggakan tagihan pelanggan sebesar Rp6 miliar. Tunggakan sebesar ini merupakan tagihan yang tidak dibayarkan oleh enam ribu pelanggan. Rata-rata tunggakan pelanggan di atas tiga bulan ke atas.

‘’Hingga kini masih tercatat sekitar enam ribu pelanggan yang belum melunasi kewajibannya. Padahal PDAM sediri sudah cukup memberi kelonggaran. Bila tidak ada tanda-tanda pelanggan itu melunasi kewajibannya, terpaksa akan kami putus,’’ ujar Dirut PDAM Tirta Siak, Kemas Sjamsul Qomar, Ahad (6/7).

Menurut Kemas, tunggakan sebesar itu seharusnya tidak boleh terjadi. Bila dibiarkan berlarut-larut, maka PDAM bisa terus merugi. Karena itu dia mengambil kebijakan tegas berupa ancaman pemutusan air ke rumah pelanggan yang melakukan penunggakan tersebut.

‘’Kalau sebegitu banyaknya tunggakan, tentu akan mengancam kelangsungan PDAM sendiri. PDAM perlu modal untuk operasional, kalau tunggakan sebesar bagaimana PDAM bisa bangkit. Sekarang saat ini untuk tegas, agar PDAM juga bisa untung,’’ paparnya.

Namun, mantan Manajer Tehnik PDAM Tirta Mudal Semarang ini akan memberikan toleransi bagi pelanggan yang mempunyai itikat baik untuk membayar seluruh tunggakan ke PDAM. Bentuk toleransi tersebut, pelanggan yang menunggak bisa membayar tunggakan secara mencicil bersamaan dengan pemakaian air pada bulan berjalan.

‘’Hanya toleransi seperti itu yang bisa kami berikan. Bila memang kesempatan itu juga tidak dimanfaatkan oleh pelanggan, maka kami terpaksa melakukan pemutusan air ke rumah pelanggan.
Rasanya toleransi sudah diberikan, kami harapkan pelanggan juga bisa memahaminya,’’ kata Kemas.

Dirut PDAM Tirta Siak yang baru ini, menyatakan keyakinannya dalam dua tahun ke depan akan mampu membenahi persoalan dan kendala yang dihadapi oleh perusahaan milik daerah ini. Penertiban pembayaran tagihan PDAM oleh pelanggan merupakan salah satu langkah awal untuk memperbaiki keuangan PDAM. Sedangkan langkah selanjutnya adalah meningkatkan mutu dan kualitas air yang masih sering dikeluhkan oleh pelanggan.

‘’Untuk membenahi persoalan yang dihadapi PDAM saat ini maka harus dilakukan pembenahan secara komprehensif. Pembenahan yang saya maksud adalah dengan melakukan inventalisir persoalan dan kendala termasuk juga menciptakan keseriusan bersama untuk membenahi berbagai persoalan tersebut,” kata Kemas.

Menurutnya sebagai langkah awal untuk membenahi kualitas air ke rumah pelanggan adalah dengan memperbaiki persoalan hulu hingga hilir. Pembenahan persoalan hulu yaitu dengan memperbaiki kualitas pengolahan air.

Sedangkan pembehanan hilir adalah dengan memperbaiki kebocoran pipa serta meremajakan pipa-pipa lama agar air yang mengalir kerumah pelanggan bisa lancar. Dengan melakukan pembenahan-pembenahan tersebut, Kemas berharap permasalahan PDAM bisa diatasi dengan baik.(mar)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailLG Perkenalkan Lemari Pendingin Flower Pattern

Senin, 24 November 2008

Perkuat Pasar di Penghujung 2008 Laporan NUKE FATMASARI, Pekanbaru nukesar@riaupos.co.id Tren pasar yang terus bergulir dari waktu ke waktu membuat pemain konsumen elektronik harus tetap...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailLagi, Banjir Ancam Dua Kelurahan

Senin, 24 November 2008

Laporan LISMAR SUMIRAT dan MASHURI KURNIAWAN, Kota redaksi@riaupos.co.id HUJAN deras beberapa hari terakhir menyebabkan permukaan air Sungai Siak naik dan menggenangi perumahan warga yang...

Simak Juga