| Diduga Ilegal, 6 Ton BBM PT Indo Kiat Diamankan Polisi |
| Sabtu, 05 Juli 2008 | |
|
MUARABUNGO (RP)- Dugaan penyebab kelangkaan BBM di Kabupaten Bungo adalah akibat adanya penimbunan, kian terbukti. Kamis (3/7) sekitar pukul 00.40 WIB, aparat kepolisian Polres Bungo mengamankan sekitar 6 ton minyak jenis solar di gudang PT Indo Kiat yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera KM 09, Kelurahan Sungai Binjai, Kecamatan Bathin III.
Minyak tersebut diduga kuat dibeli di SPBU 24-372-24 Simpang Sawmill pimpinan Eko Purwanto. Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan sejak tiga bulan terakhir, empat hingga enam unit kendaraan intercooler milik PT Indo Kiat selalu bolak-balik ke SPBU 24-372-24 untuk mengisi minyak. Mereka mengisi minyak layaknya kendaraan lain, lalu kendaraan yang rata-rata memiliki tangki dua hingga tiga dengan isi sekitar 200 liter ini, setelah mengisi kembali ke gudang yang jaraknya sekitar 10 KM dari SPBU. Setiba di gudang, minyak tersebut dituangkan ke drum dan bak beberapa bok plastik yang isinya sekitar satu ton. Menurut beberapa warga setempat, aparat kepolisian memang sudah mengintai ke-6 unit kendaraan yang diduga melansir minyak tersebut sejak sorenya. Keenam kendaraan itu masing-masing dengan nomor polisi BK 8082 BO, BK 9873 ML, BK 9915 MM, BK 9913 MM dan BK 9985 ML. “Polisi baru bergerak sekitar pukul 01.00 WIB. Soalnya di SPBU antrinya tadi malam panjang, jadi mobil itu lambat dapat giliran ngisi,” kata seorang warga. Masih menurut warga itu, mobil yang pertama kali keluar dari SPBU adalah nopol BK 8052 BO. Begitu keluar, pihak kepolisian mengikutinya dari belakang. Dan betul mobil tersebut langsung masuk ke gudang PT Indo Kiat. Begitu tiba, tutup tangki langsung dibuka. Dan minyak yang ada di dalam tangki mobil, langsung disedot dan disalin ke tempat penampungan. Menariknya, untuk mempercepat penyedotan dari tangki mobil ke tempat penampungan atau drum, mereka menggunakan dua unit mesin Sanyo yang biasa digunakan untuk penyedot air. Selang atau pipa yang satu dimasukkan ke dalam tangki mobil dan ujungnya dimasukkan ke dalam tempat penampungan. “Polisi datang pas saat sopir sedang menyalin minyak dari tangki ke drum,” kata warga tersebut. Sedangkan dua unit kendaraan nopol BK 9873 ML, BK 9915 yang juga bermaksud segera masuk ke gudang, mendapat informasi rekannya ditangkap, urung masuk gudang. Keduanya singgah di salah satu rumah makan yang jaraknya beberapa kilometer dari gudang tersebut. Tapi aparat kepolisian cepat tanggap dan kedua kendaraan tersebut juga langsung digiring masuk gudang. Digudang PT Indo Kiat ini, selain terdapat satu unit tangki besi yang berisi sekitar 5000 litar, informasinya juga terdapat setidaknya enam buah bak plastik tempat minyak isi 1000 liter dan puluhan buah drum.(zie/rpg) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




