| Emas Pertama Milik Jawa Barat |
| Sabtu, 05 Juli 2008 | |
|
TARAKAN (RP) - Tuan rumah Kaltim harus mengakui keunggulan pecatur Jawa Barat (Jabar) di nomor perseorangan putra dan putri yang menyelesaikan pertandingan, kemarin di Hall Hotel Tarakan Plaza. Pecatur Kaltim Irwanto Sadikin dan Dewi Ardiani Anastasia Citra harus puas dengan medali perak. Medali emas menjadi milik Jabar atas nama Susanto Megaranto dan Irene Kharisma Sukandar. Ini adalah medali emas pertama PON XVII juga untuk Jabar.
Sedangkan medali perunggu direbut Danny Juswanto dan Evi Lindiawati dari DKI Jakarta. Manajer Tim Catur Kaltim Udin Hianggio, tak menyalahkan kegagalan pecaturnya. Ia justru mengaku puas atas penampilan anak asuhnya. Usia pecatur putri Kaltim masih terbilang belia. Tapi, mereka mampu menunjukkan permainan maksimal. Padahal, lawannya adalah pecatur yang sudah kenyang pengalaman internasional. ‘’Saya pikir apa yang telah mereka tunjukkan sudah sangat bagus dan maksimal,’’ tuturnya usai pertandingan. Udin yang juga ketua Pengprov Percasi Kaltim masih optimis tim catur Kaltim bisa meraih target 2 emas di cabor itu. Hal itu, senada dengan yang diungkapkan Asisten Manajer David Wangkai. Ia memperkirakan, peluang merebut emas di nomor catur cepat beregu, justru lebih besar dibanding perorangan. ‘’Mudah-mudahan di nomor berikutnya, kita bisa mendapat emas. Bahkan, kalau saya menilai, peluang di nomor catur cepat beregu jauh lebih besar dibanding perorangan,’’ tambahnya. Di nomor catur cepat beregu putra sendiri yang dimainkan sejak kemarin dan akan berakhir malam ini (5/7), Kaltim menurunkan lima pecatur adalannya. Masing-masing Nasib Ginting, Irwanto Sadikin, Taufik Halay, Tirto dan Junaid Pamungkas. Sedangkan di bagian putri diperkuat Dewi AA Citra, Nadya Anggraeni, Chelsie Monica Sihite dan Susiana Handayani. Pembukaan PON Sehari menjelang pembukaan PON XVII, seluruh pengisi acara masih sibuk melakukan geladi bersih di Stadion Utama Kaltim di Palaran, Samarinda. Meski kemarin merupakan latihan terakhir, namun belum semua gerakan mampu ditampilkan dengan sempurna. Pada geladi bersih semua pengisi acara mengenakan atribut yang akan dikenakan pada saat acara upacara pembukaan dan penutupan (UPP). Sehari sebelumnya, Kamis latihan bersama juga diadakan di tempat yang sama. Kesempatan pertama digunakan untuk pengisi acara pada upacara penutupan yang rencananya dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pada kesempatan ini berbagai atraksi dilakukan pengisi acara, di antaranya adalah defile atlet, penurunan bendera KONI, pemadaman api PON dan hiburan. Sementara itu pada saat hampir bersamaan, di luar stadion juga dilakukan geladi bersih pemasangan bendera kontingen. Pada tahap ini peserta yang merupakan mantan anggota pasukan pengibar bendera (Pakibra) terlihat masih melakukan kesalahan terutama pada saat pemasangan tali bendera yang diikatkan pada tali bendera. Selanjutnya kegiatan geladi bersih di dalam Stadion Utama Kaltim, sekira pukul 17.00 Wita.-(obi/raj/jpnn) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






