| Revolusi Klinsi |
| Sabtu, 05 Juli 2008 | |
|
MUNCHEN (RP) - PELATIH baru datang, aturan baru pun diterapkan. Itulah yang kini terjadi di Bayern Munchen. Pelatih baru Munchen, Jurgen Klinsmann, kini menerapkan beberapa aturan ketat kepada skuadnya. Salah satunya adalah “mengharamkan” pemain mengaktifkan ponsel. Larangan itu tidak hanya berlaku pada saat sesi latihan, tapi juga berlaku pada jam-jam istirahat. Tujuan pelarangan itu jelas. Yaitu agar pemain bisa fokus tanpa mendapat gangguan dari dering ponsel ketika berlatih atau merasa tenang saat beristirahat.
Untuk menghadirkan susasana baru yang fresh, pelatih yang membawa Jerman meraih tempat ketiga di Piala Dunia 2006 ini juga mendesain ulang kamp latihan Munchen. Training camp tersebut kini dipercantik dengan berbagai patung Budha. Dengan interior baru itu, Klinsmann berharap pemainnya bisa merasakan berbagai macam energi positif. Selain mendesain ulang interior kamp latihan, Klinsmann juga menyediakan berbagai fasilitas lain bagi para pemainnya. Beberapa di antaranya adalah tempat untuk beristirahat dan bersantai, serta tempat untuk pijat relaksasi setelah mereka lelah melakukan latihan. Kalangan media menjadi ‘’korban’’ pertama revolusi kebijakan pengganti Ottmar Hitzfeld itu. Wartawan kini tidak bisa seenaknya membuat peliputan. Akibatnya dalam press conference perdana Rabu lalu, sebanyak 20 fotografer melakukan aksi boikot. Namun, kebijakan Klisnmann ini ternyata mendapat dukungan dari mantan seterunya Oliver Kahn yang baru saja gantung sepatu. ‘’Dia selalu mencoba untuk mengembangkan sesuatu. Dia mencoba untuk mencari sesuatu yang baru,’’ kata Oliver Kahn seperti dilansir AFP. ‘’Saya percaya dia bisa melalui tantangan pertamanya dalam menangani sebuah klub besar. Dalam sepakbola, sebuah ide yang sangat segar memang terkadang diperlukan,’’ pungkas mantan kiper yang di Piala Dunia 2006 lalu dikesampingkan oleh Klinsmann. Sementara itu, di tahun pertamanya membesut Bayern Munich, Juergen Klinsmann langsung memancang target tinggi. Pelatih 43 tahun itu bertekad membawa Munich merengkuh tiga gelar musim depan. ‘’Kami ingin memenangi dua gelar di Jerman, yaitu Bundesliga dan Piala Jerman. Dan kami ingin bermain di Liga Champions terus hingga akhir,’’ kata mantan penyerang Timnas Jerman itu seperti dilansir Reuters. Pelatih yang akrab disapa Klinsi ini yakin bahwa anak asuhnya akan mendukung perubahan program latihan dan juga program pendidikan lain yang telah disusunnya. ‘’Saya dipenuhi sukacita dan kebanggaan bisa bekerja di sini dan mengubah beberapa hal. Pada saat yang sama, saya tahu bahwa saya harus hidup dengan fakta bahwa mungkin ada beberapa pemain yang tidak senang dengan perubahan,’’ bebernya.(ali/fia) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






