| Juli, Lelang Proyek Harus Tuntas |
| Sabtu, 05 Juli 2008 | |
|
Laporan Desriandi Candra, Teluk Kuantan
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Hingga pekan pertama Juli 2008 ini, ternyata masih ada juga Satuan Kerja (Satker) yang belum menyelesaikan proses tender proyek pembangunan. Padahal, sejak awal Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kuansing telah mengingatkan kepada Satker untuk segera menyelesaikan proses tender proyeknya. Sebab, waktu yang diberikan sudah cukup lama kepada Satker dari pengesahan APBD Kuansing tahun 2008 Desember 2007 lalu. ‘’Waktu sudah cukup lama diberikan kepada Satker, karena itu kita menekankan tidak ada lagi Satker yang melakukan proses lelang proyek di bulan Agustus lagi dan paling lambat sudah tuntas akhir Juli 2008,’’ terang Kepala Bappeda Kuansing Drs H Sumarli MM saat ditemui Riau Pos jumat (4/7) di ruang kerjanya. Sumarli menjelaskan, kalau masih ada juga Satker melakukan proses pelelangan proyek bulan Agustus, maka ia menyarankan lebih baik proyek tersebut dilaksanakan tahun 2009 saja. Pasalnya, bila tetap diteruskan, Sumarli merasa khawatir kalau pekerjaan fisik proyek tersebut tidak akan selesai tepat waktu serta kualitas dan mutu proyek yang di ragukan. Karena dikerjakan dalam waktu yang mendesak. Menyinggung kenaikan harga BBM yang berdampak pada kenaikan harga bangunan seperti semen, besi, batu dan pasir serta bahan bangunan lainnya sehingga akan berdampak pada kualitas proyek serta adanya usulan dari rekanan untuk adendum penambahan anggaran proyek, Sumarli mengatakan, hal ini tidak bisa dielakkan lagi. Namun ia tetap minta pada rekanan untuk tetap menjaga mutu proyek yang mereka laksanakan. Terkait dengan adendum penambahan anggaran proyek yang dilaksanakan yang disebabkan kenaikan harga BBM, ditegaskannya hal itu tidak akan mungkin dilakukan adendum penambahan anggaran proyek yang telah dilaksanakan. ‘’Tidak mungkin dilakukan adendum penambahan anggaran proyek yang dilaksanakan. Kecuali proyek tersebut belum dilaksanakan dan masih proses ternder bisa saja di estimasi penambahan anggarannya dengan menyebutkan item tersebut’’, ujarnya. Kondisi ini, kata Sumarli telah menjadi tanggung jawab dari pihak rekanan kontraktor sebagai pelaksana proyek. Karenanya, ia menyarankan kalau memang belum dilaksanakan pelelangan proyek hingga akhir Juli 2008 sebaiknya dilaksanakan 2009 mendatang sehingga perhitungan anggaran proyek bisa disesuaikan dengan harga bangunan saat ini yang melambung tinggi semenjak naiknya harga BBM.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




