| 55 Kubik Kayu Balak Diamankan |
| Sabtu, 05 Juli 2008 | |
|
DUMAI (RP) - Tiga Kapal Motor (KM) masing-masing Ardi Jaya II, Apri Setya dan Surya Kencana yang akan menyeludupkan 55 kubik kayu balak tim ke Malaysia Kamis (3/7) berhasil diamankan jajaran Polair Polda Riau dan Polair Sinaboi di wilayah perairan Kuala Sungai Mumbul dan perairan Sungai Penuntun. Penangkapan terhadap lima kapal tersebut dilakukan pada waktu yang berbeda, saat jajaran Polair Polda Riau maupun Polair Sinaboi sedang melakukan patroli rutin di sekitar perairan tersebut.
Keterangan dari Dir Polair Polda Riau Kombes Drs AK Indra Kelana melalui Kasie Gakum Polair Polda Riau AKP Bahari yang didampingi Kapos Polair Sinaboi Iptu Supandi menyebutkan, penangkapan ketiga kapal motor tersebut dilakukan satuannya bersama satuan Polair Sinaboi pada Kamis (3/7) pada dua lokasi dengan waktu yang berbeda. ‘’KM Ardi Jaya II yang mengangkut sekitar 30 kubik kayu balak tim dan KM Apri Setya yang mengangkut sekitar 20 Kubik kayu balak tim kita amankan di Kuala Sungai Mumbul wilayah Pulau Rupat sekitar pukul 03.20 WIB, sedangkan KM Surya Kencana yang mengangkut sekitar 15 kubik kayu balak tim kita amankan di sekitar perairan Sungai Penuntun juga di wilayah Pulau Rupat sekitar pukul 06.00 WIB, ketiga kapal pengakut illegal logging tersebut diamankan saat akan bersiap-siap membawa 55 kubik kayu balak tim tersebut menuju negara Malaysia,’’ jelasnya. Dia menambahkan, saat mengamankan ketiga kapal motor pembawa illegal logging sebanyak 55 kubik, pihaknya turut mengamankan dua nahkoda dari tiga kapal tersebut, sedangkan satu nahkoda dari satu kapal lagi saat pihaknya mengamankan barang bukti berikut kapal yang mengangkut kayu tidak berada di ditempat. ‘’Dua nahkoda kapal masing masing Bahtiar (44) nakhoda dari KM Ardi Jaya II dan Mulyadi (35) nahkoda dari KM Apri Jaya turut diamankan berikut barang bukti yang terdapat diatas kapalnya, sedangkan nahkoda dari KM Surya Kencana saat diamankan nahkoda kapalnya dalam keadaan tidak dihuni baik itu oleh ABK nya maupun nakhodanya,’’ ujarnya. Karena lokasi penangkapan cukup sulit, dia mengatakan, pihaknya menyerahkan ketiga barang bukti berikut para tersangka ke jajaran Sat Polair Polresta Dumai untuk proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut. ‘’Untuk membawa barang bukti dari lokasi penangkapan kita memang mengalami sedikit kesulitan, karena harus menunggu waktu air laut pasang, sedangkan untuk terus dibawa ke Mapolair Polda Riau jaraknya lumayan cukup jauh, jadi setelah melakukan langkah koordinasi dengan jajaran Polresta Dumai agar proses penyidikan dan penyelidikan lebih cepat dilakukan maka barang bukti berikut dua tersangka yang berhasil diamankan, kita serahkan kepada Mapolair Polresta Dumai, untuk dilakukan proses penyidikan maupun tindak penyelidikan lebih lanjut,’’ ujarnya. Sementara itu, Kapolresta Dumai AKBP Muharrom Riyadi melalui Kasat Polair Polresta Dumai AKP Bahtiar yang didampingi Kanit Patroli Polair Polresta Dumai Iptu Hanafi di Mapolair Polresta Dumai mengatakan, setelah langkah koordinasi dilakukan oleh jajaran Polair Polda Riau pihaknya siap untuk melakukan tindaklanjut terhadap proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut kepada para tersangka pelaku illegal logging yang diserahkan oleh jajaran Satpolair Polda Riau. ‘’Kita siap untuk melakukan langkah tindaklanjut memproses maupun penyelidikan terhadap para tersangka pembawa 55 kubik kayu balak tim yang diamankan oleh jajaran Polair Polda Riau dan Polair Sinaboi, di mana langkah ini merupakan langkah koordinasi untuk mempercepat proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut terhadap aktivitas illegal logging,’’ katanya.(s) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






