| Pejabat Jangan Ikut Berpolitik |
| Jumat, 04 Juli 2008 | |
|
Laporan GEMA SETARA, Pekanbaru
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau (Wagub) Drs H Wan Abubakar MS MSi mengingatkan seluruh pejabat di Riau apakah kepala dinas, kepala badan, kepala kantor, bupati/walikota, camat, kepala desa, lurah dan sebagainya jangan sampai ikut terkontaminasi politik. Seluruh pejabat tersebut diharapkan bersikap netral dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, September mendatang. Hal itu dikatakan Wan Abubakar di Pekanbaru, Kamis (3/7). Wan mengatakan, mengapa ia perlu mengingatkan pejabat-pejabat di Riau jangan sampai terkontaminasi politik, agar pelaksanaan Pilkada di Riau nanti bisa berjalan dengan baik dan tertib tanpa ada kecurangan-kecurangan yang bisa merugikan pihak-pihak tertentu. ‘’Hal ini perlu saya ingatkan betul kepada pejabat-pejabat di Riau ini. Pejabat apalagi PNS haruslah bersikap netral dalam pilkada mendatang. Kepada masyarakat saya minta untuk memilih pemimpin dalam Pilkada mendatang sesuai dengan pilihan hati nuraninya, jangan sampai salah pilih, jika itu terjadi kita akan bisa merugi,’’ tuturnya. Ditambahkan Wan, dirinya meminta seluruh pejabat di Riau apakah Kadis, kepala badan, kepala kantor dan sebagainya untuk fokus mengurus berbagai program yang ada di masing-masing instansinya dan meninggalkan semua yang berhubungan dengan politik khususnya dalam Pilkada mendatang. Hal ini sangat penting sekali, sebab walau bagaimana pun sebagai seorang pejabat lebih-lebih lagi sebagai seorang PNS, mereka harus bersikap netral dalam Pilkada dan itu juga sudah diatur dalam ketentuan yang berlaku. ‘’Politik biarkan sajalah orang politik yang mengurusnya, PNS yang selama ini menjadi pelayan masyarakat. Layanilah masyarakat tersebut dengan sebaik-baiknya,’’ tutur Wan lagi Ditambakan Wan, karir dan jabatan bagi seorang PNS haruslah diutamakan, karenanya jangan sampai pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau mendatang mempengaruhi kinerja masing-masing pejabat. ‘’Ini penting sekali saya ingatkan, apalagi dalam laporan yang saya dapatkan realisasi penggunaan dana APBD baru 25 persen, karenanya saya ingatkan pejabat jangan mengurus politik,’’ tutupnya.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|






